oleh

Disperindag: Minimarket dan Warung Dilarang Menjual Miras

OKEBUNG|
Terkait adanya larangan dikeluarkan pemerintah pusat,masalah minuman keras (miras) dilarang dijual di minimarket dan warung membuat petugas Disperindag Padang angkat bicara juga.Minimarket yang masih menjual miras pun diultimatum.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag),Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menegaskan bahwa pihaknya akan menyita minuman beralkohol (miras) yang masih dijual di minimarket. Hal ini menindaklanjuti

“Dengan mengacu kepada keputusan Menteri Perdagangan, minuman beralkohol tidak boleh lagi diperdagangkan di minimarket dan kedai-kedai, jika jika masih ada yang menjual akan diberi sanksi hingga pencabutan izin usaha,” tegas Kepala Disperindag Sumbar Mudrika di Padang, Minggu.[19/04/2015].

Dia menambahkan, saat ini yang boleh menjual miras hanya Hypermarket. Ini sesuati peraturan yang menyebutkan toko yang boleh menjual miras luas bangunannya minimal 600 meter. Peraturan tersebut berlaku setelah 16 April 2015.

“Yang boleh menjualnya hanya hypermarket karena syaratnya toko yang menjual minimal memiliki luas bangunan 600 meter dan di Padang baru ada dua,” jelas Mudrika.

Sementara, Adi salah seorang pengelola minimarket di Padang mengatakan pihaknya akan mematuhi larangan penjualan minuman keras dengan kadar alkohol dibawah lima persen.

“Kami akan mengikuti peraturan yang ada, jika memang tidak dibolehkan menjual akan dihentikan,” kata Adi. Ia yakin larangan tersebut tidak akan mempengaruhi pendapatan karena selama ini angka penjualannya kecil.
(okz\admin)

Foto|ilustrasi miras

News Feed