oleh

Disekap 2 Hari,Perawan Siswi SMA Dijebol Sang Kekasih

OKEBUNG|
Cinta memang begitu indah nan mempesona.Itu kata khalil Gibran,penyair asal Lebanon yang paling piawai jika sudah berbicara tentang cinta.Bahkan seorang wanita rela menyerahkan segalanya kepada kekasihnya lantaran ungkapan cinta dan bujuk rayu sang kekasih.

Tak jarang,banyak sekarang ini wanita menjadi korban kebiadaban pria akibat hubungan asmaranya didasari dengan cinta.

Ungkapan ini pantas ditujukan kepada salah seorang siswi SMA Kelas III di Medan.Sebut saja namanya Mawar (nama samaran,red).

Awalnya korban (Mawar,red) menjalin hubungan asmara dengan kekasihnya Wiliam hingga tak disangka pada suatu hari korban dibawa kesebuah rumah
kost yang berada di Jalan Eka Prastia, Desa Tanjung Gusta, Kec Sunggal,Kab Deliserdang,Prov Sumatera Utara.

Didalan rumah kost tersebut korban disekap pelaku selama dua hari hingga keperawanan korban ‘jebol’ dibuat pelaku.

Namun,setelah perawani korban,Wiliam tak mau bertanggung jawab itu dan sellau menghindari korban.Akibat kejadian itu,Sabtu (30/08/2014)malam,keluarga korban melaporkan pacar tak bertanggung jawab tersebut ke Polsek Sunggal.

Tina mengaku kejadian yang dialami anaknya ini terungkap saat sang anak pulang dalam keadaan murung.

“Dua hari memang tidak pulang anakku ini. Pas pulang seperti gini kondisinya sudah. Pas ditanya, dia ngaku telah disekap dan dijadikan budak seks sama pacarnya,” jelas ibu korban.

Sementara pengakuan korban, kejadiaannya saat pacarnya membawanya ke rumah kostnya di Jalan Eka Prasetia.Didalam rumah itu korban direnggut perawannya.

“Awalnya aku menolak pas diajaknya bang, tapi aku terus dibujuknya,lantaran dia bertanggung jawab untuk menikahiku, makanya aku mau dengan bujuk rayunya,” jelasnya.

Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Adhi Putranto saat mengaku pihaknya telah menerima laporan korban.

“Laporan telah kita terima dan kasus ini masih kita lidik, jika terbukti benar maka pacar korban akan segera kita tangkap,” ujar Adhi singkat .(Admin)

Foto:Ilustrasi/Net/

News Feed