oleh

Disangka Markas Narkoba, Rumah Oknum Polisi Digerebek

OKEBUNG|
Petugas unit Subdit III/Ditresnarkoba Polda Sumut menangkap Hendra warga jalan Garu III,Gang Sembilan Kel. Harjosari Kec. Medan Amplas, Sabtu(22/11/2014)sore.

Darinya, petugas berhasil mengamankan beberapa paket sabu, timbangan, dan beberapa perlengkapan Polri.

Data diperoleh, penangkapan tersebut berawal ketika petugas mendapat informasi bahwa Hendra sering melakukan transaksi narkoba di kediamannya, mendapat informasi tersebut, petugas pun melakukan penyamaran dengan menyaru sebagai pembeli.

Setelah dilakukan negoisasi, pelaku dan petugas pun sepakat bertemu di sekitar rumah pelaku. Saat penyerahan barang bukti, petugas langsung menangkapnya namun, pelaku sempat melawan dan hendak lari. Petugas langsung mengejar dan akhirnya menangkap pelaku.

Selanjutnya, pelaku diboyong ke rumahnya. Tiba di rumah, petugas langsung menggeledah dan menemukan puluhan bungkus plastik, timbangan, sofgun, pipet dan perlengkapan Polri.

Kepada wartawan, pelaku mengaku tidak memiliki sabu.” Sudahlah bang, aku capek,”ucapnya sembari diboyong petugas.

Sementara itu, sumber di kepolisian mengatakan bahwa pelaku adalah kaki tangan dari target yang mereka incar.

” Kami mau nangkap bandarnya , namun, dia tidak berada di tempat. Ini kami mau pengembangan lagi, kalau barang bukti yang didapat sudah kita bawa ke Polda,”ucapnya.

Ditanya pemiliki baju seragam Polisi tersebut, Pria yang enggan ditulis namanya itu mengatakan nama yang tertera Kholid, pangkatnya tidak ada dilengketkan.

Infonya dia bertugas di Pam Obvit Polda dan sebelumnya di Provost Polda. Kami masih nyari kebenarannya, apakah Polisi itu terlibat dalam peredaran narkoba ini,”ucapnya sambil berlalu bersama teman-temannya.

Terpisah, Kepala Lingkungan 12, M. Saleh yang ikut dalam penggerebekan mengaku tidak begitu kenal dengan pelaku.

” Saya tidak begitu kenal, karena mereka orang baru dan belum melapor,”tandasnya singkat.

Namun, tetangga pelaku yang enggan ditulis namanya menambahkan bahwa pelaku baru sekitar 8 bulan tinggal di daerah itu.

” Baru 8 bulan dia tinggal, selama ini, kami tidak mencampuri urusannya, kami juga heran dengan kejadian ini,”tuturnya.

Ditanya seputar kegiatan pelaku, pria bertubuh kurus itu enggan membeberkannya dan mengatakan tanya kepada Polisi.” Langsung ke Polisi saja bang,”tutupnya.

Pantauan, warga memadati sekitar lokasi rumah pelaku. Sementara itu, rumah pelaku terlihat lenggang pasca petugas memboyong pelaku dan barang bukti ke Polda Sumut.

Dir Narkoba Poldasu, Kombes Toga H Panjaitan melalui Kabid Humas Poldasu, AKBP Helfi Assegaf menjelaskan bahwa pelaku membawa narkotika golongan 1 jenis sabu sebanyak 9,78 gram dan 0,66 gram, 2 buah HP merk Nokia dan Blackberry, uang 1,2 juta. Tersangka dijerat pasal 114 ayat 2 subs pasal 112 ayat 2 UU RI No.35 tahun 2009 ttg Narkotika. ” Masih diperiksa intensif dan dilakukan pengembangan,”pungkasnya. (gst)
foto:ilustrasi