oleh

Dinas Pertamanan & TP PKK Kota Medan Gelar Pengajian Jumat Barokah

OKEBUNG |
Dinas Pertamanan bekerjasama dengan  Tim Penggerak (TP) PKK Kota Medan menggelar pengajian di Mushalla Ar Raudah Taman Beringin Jalan Sudirman Medan, Jumat (19/12/2014). Selain memakmurkan Mushalla, pengajian ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mewujudkan Kota Medan menjadi kota metropolitan, madani dan religius.                

 
Pengajian ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan. Direncanakan, pengajian seperti ini akan rutin dilaksanakan setiap dua minggu sekali. Sedangkan lokasinya tidak hanya di Mushalla Ar Raudah saja, tetapi dilaksanakan secara bergilir di beberapa mushalla yang ada di sejumlah taman kota di Kota Medan.                
 
Menurut Ketua TP PKK Kota Medan, Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin, pengajian ini diberi nama Pengajian Jumat Barokah.  Pengajian yang digelar ini sesuai dengan program pokok PKK dalam Pokja I. Salah satu programnya yaitu pengamalan Pancasila, sedangkan sila pertama dari Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa.                
 
“Untuk itulah pengajian ini kita gelar dalam rangka peningkatan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT.  Insya Allah pengajian ini akan kita lakukan rutin dua minggu sekali. Selain mendengar tausiah dari ustadz, kita juga akan menjadikan pengajian ini sebagai media pembelajaran kepada anggota untuk mempelajari surat suci Al-Qur’an,” kata Hj Rita.                
 

Oleh karenanya,Hj Rita mengajak seluruh anggota TP PKK Kota Medan, TP PKK Kecamatan serta Kelurahan  untuk tidak perlu malu-malu datang mengaji untuk belajar membaca Al-Qur’an. Selain memperlancar kaji, pengajian ini juga untuk memfasihkan tajwid.  Dengan begitu seluruh anggota TP PKK akan semakin mahir membaca Al-Qur’an.                
 
Guna mendukung kelancaran pengajian ini, HJ Rita mengatakan TP PKK Kota Medan akan bekerjasama dengan Dinas Pertamanan serta Dharma Wanita akan melaksanakan pengajian setiap dua minggu sekali. Selain pengajian, pihaknya juga akan melaksanakan gotong royong yang diberi nama Gotong Royong Jumat Barokah.                
 
“Mengapa pengajian maupun gotong royong ini diberi nama Jumat Barokah, sebab kedua kegiatan itu kita laksanakan pada hari Jumat. Insya Allah setiap kegiatan yang baik dilaksanakan hari Jumat akan mendapat barokah dari Allah. Untuk itu kita berharap pengajian dan gotong royong yang akan kita laksanakan juga akan mendapat barokah,’ jelasnya.                
 
Khusus gotong royong yang akan dilaksanakan nanti kata Hj Rita, tujuannya untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat akan peduli dengan kebersihan lingkungan. Dengan gotong royong ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk  mau membersihkan rumahnya masing-masing. Jika seluruh masyarakat sudah peduli dengan kebersihan, Hj Rita optimistis Kota Medan akan bersih dari sampah.                
 
Selain pembacaan surat suci Al qur’an, pengajian Jumat Barokah juga diisi dengan tausiah yang disampaikan Al Ustadz Nurhasibuan Sitepu. Dalam siraman rohani itu, al ustadz mengingatkan seluruh jemaah yang hadir untuk meningkatkan amal soleh. Sebab, amal solehlah yang paling setia menemani hingga alam kubur.               
 
 Usai pengajian, Ketua TP PKK Kota Medan sekaligus Bunda PAUD Kota Medan juga menyerahkan bantuan tong sampah kepada Dinas Pertamanan Kota Medan. Tong sampah yang diberikan itu selanjutkan akan ditempatkan di seluruh taman yang ada di Kota Medan. Pengadaan sampah ini untuk membuat pembelajaran kepada masyarakatsupaya tidak membuang sampah sembarangan.               
 
 “Tong sampah sengaja kita buat gambar durian, gambar daun tembakau deli dan gambar buaya. Sebab, gambar-gambar itu sudah menjadi ikon Kota Medan. Dengan melihat gambar itu, masyarakat akan tertarik untuk mengunjungi Taman Buaya Asam Kumbang dan  Ucok Durian. Sedangkan daun tembakau Deli  untuk mengingatkan kembali sejarah tembakau Deli yang dulu sangat terkenal sampai dunia,” papar Hj Rita.                

Sementara itu Kadis Pertamanan Kota Medan, Ir Zulkifli Sitepu MM menjelaskan, Wali kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi pada 22 September 2014, telah menandatangani 5 prasasti mushalla di sejumlah taman yang dikelola Dinas Pertamanan. Setelah kelima mushalla ini terbangun, maka Dinas Pertamanan akan berupaya untuk memakmurkannya.                
 
“Selain masyarakat bisa berolahraga, berekreasi dan beredukasi dengan tenang dan nyaman di taman-taman yang ada, mereka juga bisa mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan melaksanakan shalat,” kata Zulkifli.            

Di samping itu kata Zulkifli, pihaknya juga bekerjasama dengan TP PKK Kota Medan menggelar pengajian. Untuk pengajian perdana, dilaksanakan di Mushalla Ar-Raudah Taman Beringin. Setelah pengajian akan digelar di sejumlah mushalla lainnya di Taman KONI Gajah Mada, Taman Ahmad Yani, Taman Teladan dan Taman Lapangan Merdeka Medan.                
 
“Dengan pengajian yang digelar ini, kita berharap dapat  lebih mendekatkan diri kepada Illahi. Dengan begitu keinginan Bapak Wali Kota untuk mewujudkan Kota Medan menjadi kota metropolitan, madani dan religius dapat terwujud. Untuk itulah saya beserta seluruh jajaran Dinas Pertamanan Kota Medan siap memakmurkan mushalla di seluruh taman kota yang ada,” ungkap Zulkifli.(Dof)

News Feed