oleh

Dihipnotis Sindikat Naik Avanza,Mantan Guru Nyaris Kehilangan Emas dan Uang

OKEBUNG|
Aksi pelaku kejahatan hipnotis korbannya mulai beraksi kembali di Medan.Kali ini.Shinta Ria boru Purba (75),nyaris menjadi korban para pelaku hipnotis menggunakan mobil Avanza warna hitam, Rabu (06/05/2015).

Informasi diperoleh,kejadian tersebut berawal ketika korban usai mengikuti senam kesehatan jasmani di Jalan Darusalam,tepatnya didepan Gereja Moria,korban hendak pulang kerumahnya berjalan kaki.

Saat berjalan hendak mencari betor,tiba tiba mobil Avanza warna hitam dari arah Jalan Gatot Subroto Medan berhenti mendekati korban.

Selanjutnya,salah seorang pelaku membuka kaca mobilnya dan bertanya kepada Ria .”tau Jalan S Parman dimana buk.kami mau ke Gereja GpDI untuk mengirimkan sumbangan.”ujar pelaku yang duduk dibangku depan.

Lantas korban pun menunjukan arah jalan ke Gereja GPDI.Namun bak tersihir,korban malah ikut masuk kedalam mobil Avanza tersebut.

“Saya terhipnotis oleh para pelaku yang keseluruhanya pria berjumlah tiga orang ini.mereka bujuk saya agar mau menyumbang uang juga untuk Yerusalem.Karena terhipnotis lantas saya pun menuruti permintaan para pelaku,”ujar korban.

Para pelaku pun mengajak korban pulang kerumahnya untuk mengambil perhiasan emasnya untuk disumbangkan ke Yerusalem

“Tanpa saya sadari menyerahkan perhiasan seberat 30 gram kepada para pelaku,dan selanjutnya mereka membawa saya untuk mengambil uang di ATM saya,”akunya.

Beruntung bagi korban karena saat itu (06/05/22015) siang seluruh mesin ATM mengalami gangguan sehingga para pelaku pun keliling kota Medan mencari mesin ATM yang tidak ada gangguan sinyalnya.

“Pas ke ATM gak bisa diambil uang,karena gangguan,lalu kami keliling mencari ATM,semua gangguan.Dan saaat di mesin ATM dikawasan Tomang Elok,saya ketemu anak,dan anak saya langsung berteriak,penculik,perampok,”sebutnya seraya menambahkan ketemu anaknya ketika pelaku sedang memasukan ATM nya ke mesin ATM BCA.

Mendengar teriakan anak korban,warga pun berkerumun dan langsung mengamankan pelaku.Namun,dua pelaku berhasil lolos,sedangkan seorang lagi ketangkap dan langsung dihajar massa.

“Ampun pak pinggang ku patah ampun.”ujar pelaku yang diketahui bernama Muin Lanai (55) warga Jalan Ahmad Yani saat digebuki warga.

Aksi main hakim massa pun terhenti setelah petugas polisi tiba di lokasi kejadian.Selanjutnya,Muin pun digelandang ke Polsek Sunggal berikut barang bukti emas ditangan nya.

“Aku gak merampok dan hipnotis bang,aku hanya jual jam berlapis emas sama ibu ini,kilahnya.

Hingga berita ini dilansir belum ada keterangan resmi dari polisi terkait diamankannya seorang pria diduga pelaku hipnotis.[ar]

Foto|ilustrasi\

News Feed