oleh

Diduga Peras Pejabat Pemrovsu,Reporter SCTV Gadungan Diarak ke Polsek Medan Baru

OKEBUNG|
Suasana di Mapolsek Medan Baru mendadak heboh saat digelarnya pemaparan kasus 3C. Pasalnya, seorang pria mengaku reporter Liputan 6 SCTV gadungan diarak ke Polsek Medan Baru.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di Polsek Medan Baru, reporter gadungan yang diketahui bernama Deni Syahputra (32) warga Jalan Gaperta, Kec. Medan Helvetia, itu merengek minta tolong untuk tidak dipolisikan saat di boyong kedalam ruang SPK Polsek Medan Baru.

“Tolonglah kak, janganlah sampai begini, tolonglah,” pintanya kepada kontributor Medan, Liputan 6 SCTV, Tuti Lubis.

Kapolsek Medan Baru Kompol Rony Sidabutar, dan Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Oscar S Setjo yang tengah melakukan pemaparan, sempat dibuat heran.

“Kasusnya apa ini,” kata Oscar kepada reporter SCTV.

Tuti pun menjelaskan kepada petugas bahwa pelaku dibawa ke Polsek diduga melakukan pemerasan dengan menyamar sebagai reporter SCTV.

“Dia (pelaku) datang ke DPRD, Pemko, Pemprov, dan Belawan mengaku dari SCTV, dan menunjukan data-data, dan proposal untuk acara. Kemudian pihak Pemprov mengabari saya dan menanyakan apa mau buat acara, dan ada nggak anggota saya bernama Deni, di situlah ketahuannya bang,” beber Tuti.

Akibat perbuatannya, pelaku kemudian diarak ke Polsek Medan Baru dengan dikawal dua petugas Sabhara Polresta Medan, Aiptu Eduar Sembiring dan Bripka Suhaidir Barus.

Tak lama kemudian Kapolsek menjelaskan, selain lembaran data tulisan, proposal, juga ada kartu pers harian Lidik yang diamankan dari pelaku.

“Jadi kartu pers untuk menakut-nakuti instansi. Modusnya pelaku menjumpai instansi tertentu dengan membawa berita yang telah di-print dan proposal, tujuannya untuk pemerasan,” jelas Rony.

Sementara pelaku membantah kalau dirinya memeras.

“Gak ada saya meras bang, saya disuruh teman saya, untuk menulis di Netizen, saya gak ada memeras,” terang Deni.

Kompol Ronny Nicolas Sidabutar, mengaku pihaknya sedang melakukan pemeriksaan dan telah mengamankan Deni serta berharap ada korban yang merasa dirugikan dan membuat laporan resmi agar reporter gadungan tersebut dapat segera di proses dan ditindak lanjuti.

“Dia masih kita periksa, semoga aja ada korban yang telah dirugikannya dan langsung membuat laporan, agar bisa cepat kita proses,” tegas Ronny.(rp\dmin)

Foto|ist\

News Feed