oleh

Diancam Pakai Klewang, Sepeda Motor Lewong Dirampok

OKEBUNG|
Wahyudi (22) warga kawasan Tanjung Morawa harus pasrah merelakan sepeda motor Honda Beat kuning miliknya dibawa kabur dua kawanan perampok bersajam di Jalan SM Raja, Senin (19/01/2015) sekira pukul 23.30 WIB.

Merasa dirugikan,korban pun mendatangi Mapolsek Patumbak guna melaporkan peristiwa naas dialaminya.

Namun,sesampainya dikantor polisi,korban disuruh pulang kembali karena belum melengkapi berkas sepeda motor yang dirampok tersebut.

Ani mengatakan bahwa adiknya dirampok persis di depan Brigade Infantri (Brigif) Jalan SM Raja, Km VIII Kelurahan Timbang Deli,Kecamatan Medan Amplas, saat akan menuju rumahnya dari Delitua.Tiba-tiba empat orang menggunakan sepeda motor matic yang masing-masing berboncengan mengacungkan klewang persis di leher korban.

Kaget karena besi tajam berkilau nempel di lehernya, lalu nyali Wahyudi Ciut dan spontan menghentikan sepeda motornya.

“Dia diancam dengan klewang kalau ngak dikasi sepeda motornya akan mereka bunuh,makanya dilepaskannya sepeda motornya,” katanya, Selasa (20/01/2015).

Lanjutnya,karena tak mau mati konyol, Wahyudi pun perlahan turun dari sepeda motornya. Namun bukan hanya klewang yang nempel di leher dia,adikkua ini juga sempat mendapatkan tendangan di bokongnya karena dianggap terlalu lambat turun dari sepeda motornya.

Setelah berhasil menguasai kendaraan korban, para bandit jalanan melarikan diri ke arah Tanjung Morawa dan meninggalkannya sendirian tanpa uang sepeser pun.

“Selain diancam pakai klewang,adikku juga ditendang empat perampok itu bang.Dompetnya juga turut dibawanya bang,” katanya.

Namun Ani harus memendam kecewa karena laporan mereka tidak diterima. Petugas SPKT Polsek Patumbak memintanya terlebih dulu untuk melaporkan peristiwa tersebut ke pihak leasing untuk mengambil surat.

“Harusnya diterima dululah, laporan kami kalau gini capek kalilah,” kata Ani bernada kesal karana laporannya belum dapat di terima oleh Polsek Patumbak.(El)

Foto ilustrasi\

News Feed