oleh

Di Iming-Imingi Kerja Di Perusahaan Asing,Anak Labura Ditipu Anak Dumai

OKEBUNG|
Ismail Pane (26) warga Dusun II, Desa Damuli Kebun, Kec. Kualuh Selatan, Kab. Labuhanbatu Utara,Sumatera Utara ini bernasib apes. Sudahlah kerjaan yang dijanjikan oleh pelaku tidak ada, malah dirinya harus kehilangan uang tunai miliknya.

Merasa dirugikan,korban pun mendatangi Mapolsek Sunggal guna melaporkan kejadian dialaminya.

Kepada wartawan,Rabu (29/04/2015) siang, Ismail mengaku dirinya ditipu oleh, Randi Gunawan (19) warga asal Dumai yang ngekost di Jaln Ringroad, Kec Medan Sunggal.

“Aku dijanjikan mendapat pekerjaan di Perusahaan Asing oleh pelaku bang asal memberikan uang kepadanya sebesar Rp 8,5 juta. Setelah uang itu ku kasi ternyata si Randi itu bohong bang. Bukan perusahaan Asing rupanya tapi kayak sejenis MLM gitu,” ujar ayah 1 anak ini.

Ceritanya sekitar 2 bulan lalu ketika korban merantau ke Pekanbaru, Riau hendak mencari pekerjaan. Dirinya bertemu dengan pelaku. Di situ pelaku menawarkan pekerjaan kepada korban. “Katanya nama perusahaannya Qnet bang.

Kantornya di Jakarta. Setelah bekerja dengannya katanya dijamin kaya raya cukup dengan mencari nasabah yang banyak. Dia ngasi semacam cakra gitu bang. Cakra itu fungsinya katanya untuk mengobati segala macam penyakit cukup dengan cara meletakkannya di sumber sakit dan memutarnya searah jarum jam,” bilang pengangguran ini lagi.

Dari Pekanbaru, selanjutnya pelaku mengajak korban ke Medan untuk mencari nasabah yang lain. Sesampainya di Medan ternyata pekerjaan itu jauh berbeda seperti yang dikatakan oleh pelaku. Bahkan kata Ismail, untuk biaya makan sehari-hari saja ia harus menjadi tukang doorsmeer sepeda motor.

“Dari Pekanbaru katanya sampai di Medan di kasi rumah, makan gratis dan fasilitas lain. Rupanya sampek di sini, ditelantarkan gitu aja aku bang. Karena kesal dibohongi sama anak ingusan gitu ya ku bawak aja dia ke sini,” pungkas pengangguran ini.

Sementara itu, Randi membantah dirinya telah menipu.

“Mana ada aku menipu bang. Orang dia mau sendiri kok ikut dengan perusahaanku. Kantor kami di Jakarta bang. Aku sudah setahun gabung sama Qnet ini bang,” ujar Randi sembari tertunduk lesu.

Terpisah saat dikonfirmasi Kapolsek Sunggal, Kompol Aldi Subartono mengaku masih memeriksa keduanya.

“Iya ada korban membawa pelaku dugaan penipuan. Sementara masih kita mintai keterangannya,” katanya.(roz)

Foto|ist\

News Feed