oleh

Dewan Pers Tak Akan Bantu Wartawan yang Belum Kompeten Jika Bermasalah

MEDAN-OKB|
Ketua Bidang Pembinaan Daerah PWI Pusat Atal S Depari mengatakan, Dewan Pers tidak akan membantu wartawan yang belum kompeten atau memiliki sertifikat kompetensi jika tersangkut masalah yang berkaitan dengan pemberitaan pers.
Demikian kata Depari ketika menutup pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan VI Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di Hotel Garuda Plaza Medan baru-baru ini.

Menurut Depari, tidak bersedianya Dewan Pers membantu wartawan yang belum kompeten jika tersangkut kasus yang berkaitan dengan pemberitaan tersebut dikarenakan tidak patuhnya wartawan bersangkutan mengikuti regulasi yang sudah diatur sebagaimana Peraturan Dewan Pers Nomor 1 tanggal 2 Februari 2010.

”Beruntunglah wartawan yang sudah dinyatakan kompeten melalui penerbitan sertifikat dan kartu kompetensi yang dikeluarkan Dewan Pers, karena dengan sertifikat itu akan dibantu sepenuhnya jika suatu ketika tersangkut dengan kasus pemberitaan yang dibuat wartawan,” ujar Depari.

Lagi pula, imbuh Depari, wartawan kompeten tahu mana berita yang layak disiarkan dan mana berita yang tidak layak disiarkan. Karena jika disiarkan akan dapat berujung pada gugatan dari pihak yang merasa dirugikan.Itu sebabnya, kata Depari, sudah banyak narasumber yang hanya mau mengurus dan melayani wartawan yang sudah kompeten.

”Uji kompetensi tidak main-main karena menyangkut marwah wartawan. Mereka yang ikut UKW merupakan keseriusan luar biasa demi menjaga citra wartawan sebagai profesi mulia agar dihormati,” tegas Depari.

Dikatakannya, Anggota PWI yang sudah kompeten memiliki tanggungjawab yang lebih besar untuk menjaga integritas kompetensinya. “Jika menciderai kompetensi yang sudah dimiliki, sertifikat kompeten bisa dicabut,” jelasnya.

Sebelumnya, Usman Yatim selaku Koordinator Tim Penguji mengumumkan, dari 54 peserta aktif yang mengikuti UKW Angkatan VI PWI Sumut, sebanyak 51 orang dinyatakan kompeten, sementara 3 orang lagi belum kompeten dan harus mengulang.

Sementara Ketua PWI Sumut Drs. Muhammad Syahrir dalam sambutannya berharap kepada Pengurus PWI Pusat agar tetap memprioritaskan PWI Sumut dalam agenda program UKW. Karena dari sekitar 800 Anggota PWI Sumut, baru sekitar 250 orang yang bersertifikat kompeten.

Hans Bisay, salah seorang peserta UKW Angkatan VI PWI Sumut dari Provinsi Papua dalam kesan dan pesannya menyampaikan terimakasih kepada Tim Penguji yang telah memberikan bimbingan dan pengarahan bagaimana menjadi wartawan yang kompeten. “Ini menjadi kenangan yang tidak bisa kami lupakan,” ucapnya.

Dalam UKW yang digelar sejak Senin (25/8/2014) itu, hadir sebagai nara sumber tamu Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) Drs. H. Khairul Azmi MPd, dan Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provsu Abyadi Siregar. (stb/net)
Foto :Net.

News Feed