oleh

Danrem 052/WKR Berikan Kuliah Umum Soal Proxy War di Universitas 17 Agustus 1945 

OKEBUNG|
Moment Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas),menjadi moment bagi Korem 052/Wijayakrama (Wkr) dan Kodim 0502/Jakarta Utara (JU) untuk memberikan semangat dan motivasi kepada para mahasiswa Universitas  17 Agustus 1945 Jakarta, dalam menghadapi Indonesia emas pada  2045 nanti.

Pada kesempatan tersebut, Komandan Korem (Danrem) 052/Wkr  Kolonel Kav Muhammad Zamroni yang didampingi Komandan Kodim (Dandim) 0502/JU Letkol Arm Stefie Jantje Nuhujanan, memberikan Kuliah Umum mengenai Proxy War kepada sekitar 400 orang mahasiswa dan Civitas Akademika Universitas  17 Agustus 1945 (UTA’45) Jakarta, dengan tema  “Peran Pemuda dalam menghadapi Proxy War” di aula UTA’45, Sunter, Jakarta Utara.

“Menghadapi Indonesia Emas 2045, Indonesia sebagai salah satu Negara jalur khatulistiwa atau beriklim tropis yang kaya Sumber Daya Alam (SDA) khususnya energi, akan mendapat serangan  dari Negara-negara non tropis  yang minim SDA, untuk memperebutkan Sumber Daya Alam (SDA) khususnya penguasaan energy,” terang Kolonel Kav Muhammad Zamroni.

Untuk menyerang Indonesia dalam penguasaan energi , Negara non tropis tidak menggunakan cara militer, namun dengan cara Proxy War.

Proxy War  sendiri adalah perang yang mana salah satu pihak menggunakan pihak ketiga yaitu non state (bukan negara), tapi dikendalikan oleh negara,  dengan menyerang berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, baik secara ekonomi, sosial, budaya, politik dan bidang lainnya. 

Untuk itu Danrem 052/Wkr mengajak para mahasiswa  untuk rajin belajar/kuliah dan membuat prestasi , serta tidak terjerumus dalam pergaulan yang negative seperti mengkonsumsi narkoba dan Minuman Keras (Miras).

Karena menurutnya, pihak lawan/musuh dengan cara Proxy War ini menginginkan pemuda Indonesia lemah, dengan cara salah satunya merasuki para pemuda melalui narkoba dan miras.[ryan]

News Feed