oleh

Danrem 022/PT :TNI Tidak Pernah Ambil Tanah Rakyat

OKEBUNG |
Danrem 022/PT Kolonel Arm Broto Guncahyo selaku Dansatgas
Perkebunan Ramunia didampingi Ketua Puskopar A Bukit Barisan Letkol TNI Suryo pimpin rapat pertemuan dengan puluhan warga Eks Penggarap Lahan HGU Puskopar “A” Bukit Barisan Kebun Ramunia, Kec. Pantailabu,di Aula Makoramil 23/Beringin Kec. Beringin Kab. Deliserdang,Sumatera Utara,Jumat
(06/03/2015)baru-baru ini.

Danrem 022/PT Kolonel Arm Broto Guncahyo Selaku Dansatgas Perkebunan Ramunia mengatakan,TNI(Tentara Nasional Indonesia)tidak pernah mengambil tanah rakyat,justru sebaliknya banyak tanah TNI yang digarap masyarakat. Lahan HGU Puskopar “A” Bukit Barisan di Kebun Ramunia sudah bertahun -tahun digarap masyarakat, bahkan para penggarap awal sudah pula mengalihkannya kepada pihak ketiga tanpa ada persetujuan dengan pihak Puskopar “A” Bukit Barisan,juga tanpa bukti yang jelas.

Lebih lanjut Danrem 022/PT menyampaikan, selain memberikan lahan untuk relokasi warga penggarap, Kodam I/BB akan membangun sekolah mulai dari tingkat TK, SD,SMP dan SMA di lahan seluar sekitar 15 ribu
meter persegi tak jauh dari lahan relokasi.

Pada prinsipnya kita tidak
menyengsarakan rakyat.Selanjutnya Danrem 022/PT menyampaikan,setelah adanya pendekatan secara persuasif, warga bersedia mengembalikan lahan seluas 240 Ha tersebut kepada Puskopar “A” Bukit Barisan. Warga yang mengembalikan lahan garapannya, tidak disia-siakan.

Mereka diberikan uang kerohiman dan bagi yang mempunyai bangunan diberikan ganti untung serta diberikan lahan seluas 400 m2 per KK penggarap yang menjadi hak
milik. Sehingga suasana di lapangan cukup kondusif dan tidak ada
gejolak.

‘’Jika ada riak-riak kecil, itu adalah hal wajar karena mereka tidak mengetahui asal-usul tanah tersebut,’’tegas Broto yang
saat itu didampingi Dandim 0204/DS Letkol TNI.Indrawira, Ketua Puskopar A Bukit Barisan Letkol TNI Suryo dan Danramil 23/Beringin Kapten TNI JP Girsang.

Dalam pertemuan yang cukup akrab dan penuh kekeluargaan itu,hadir Ketua Keluarga Besar Himpunan Rakyat Penunggu Perk.Ramunia Sophian, Kepala Desa Ramunia Kebun Prasojo,Ketua BPD Dedy Setiawan, Sutarman, Ketua Kelompok Penggarap Ponirin SPd, mantan Kepala Desa Perk. Ramunia Ngadino,para tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemuda.

Pada kesempatan itu, mantan Kepala Desa Perkebunan Ramunia
Ngadino mewakili masyarakat mengatakan, saat ini mereka tidak merasa was-was lagi, karena telah diberi lahan yang legal oleh Kodam I/BB.

’’Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Pangdam I/BB, yang hari ini diwakili Bapak Danrem, Bapak Puskopar “A”,Bapak Dandim,dan Bapak Koramil, yang telah memperhatikan nasib kami, sehingga anak cucu kami nantinya bisa tenang di tanah yang sah mereka miliki. (ad)

News Feed