oleh

Dandim 0207/Sml: Lewat Metode Komsos ,TNI Tingkatkan Binter Dilokasi TMMD 112

SIANTAR|
Sebagaimana kita ketahui bahwa beberapa waktu lalu program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kita kenal dulu namanya ABRI masuk Desa AMD) . Seiring perkembangan zaman dan pergantian pucuk pimpinan ditubuh TNI sekarang ini berubah nama menjadi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Kegiatan TMMD termasuk salah satu program khusus dan rutin bentuk kepedulian TNI Angkatan Darat (AD) dalam membantu pembangunan di wilayah-wilayah yang sulit terjangkau.

“Kegiatan ini juga sebagai salah satu untuk melestarikan budaya luhur bangsa Indonesia, yakni gotong royong,dan sebagai bentuk Amanah dan Bentuk Pengabdian TNI Kepada Rakyat,”ujar Dansatgas TMMD 112 Kodim 0207/Simalungun Letkol Inf Roly Souhuko.S.I.P.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa saat ini diseluruh pelosok tanah air, Program TMMD dilaksanakan setahun tiga kali,TMMD hadir ditengah-tengah masyarakat untuk membangun berbagai infrastruktur yang belum memadai disetiap pedesaan dan wilayah terisolir.

“Kegiatan dalam TMMD dilakukan dengan cara membangun infrastruktur dalam kegiatan fisik dan non fisik membangun mental masyarakat dan wujudkan Bintahwil ,”jelas Dansatgas.

Dengan di luncurkannya Program TMMD merupakan kegiatan yang nyata dan langsung dirasakan masyarakat manfaatnya. Karena dalam program TMMD, Tentara ,Polri bersama rakyat bergotong royong dalam membangun dari berbagai macam kebutuhan masyarakat yang dianggap penting. ” TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri”,”tegasnya.

Program TMMD yang telah berlangsung selama ini bekerjasama dengan instansi terkait, semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Program TMMD masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat, karena sebagian besar wilayah Indonesia merupakan daerah pedesaan, daerah tertinggal, terpencil dan terisolir (3T) sehingga keberadaan TNI untuk membangun sarana prasarana dan infrastruktur di wilayah itu sangat membantu sekali bagi masyarakat dan pemerintah daerah (Pemda)

“Saat ini kami dari Kodim 0207/ Simalungun bersinergi dengan TNI AL,AU, Polri,masyarakat dan Pemda membangun bentangan bendungan Sungai Bahbiak sepanjang 20 meter kedalaman 1,5 meter di wilayah Kampung Gunung Kel Bp Nauli Kec Siantar Marihat,”ungkap Dansatgas.

Sejak dimulainya Pra hingga TMMD 112 resmi dibuka ,TNI Polri dan masyarakat bahu membahu membangun sasaran fisik dan membangun mental masyarayakat lewat non fisik.

Untuk kegiatan fisik,kata Dansatgas tahapan-tahapan awal pembangunan bendungan berjalan lancar dan hasilnya sudah maksimal.”Pembangunan bendungan disaat musim hujan bukanlah gampang ,karena air sungai dan hujan termasuk tantangan berat,namun berkat Keihklasan dan Semangat Gotong Royong personel Satgas dan warga masyarakat sehingga terasa ringan membangun fisik untuk kebutuhan para petani tersebut,”ucap Dandim.

Diharapkan kepada seluruh personel TNI dari Tiga Matra dan Polri yang tergabung dalam Satgas TMMD 112 agar tetap menjaga kekompakan,soliditas dan sinergitas,jaga kesehatan,tetap mematuhi protokol kesehatan (Protkes)cegah Covid-19 dan jaga nama baik satuan masing-masing.

“Jalinlah kekeluargaan dan silaturahmi yang erat dengan warga setempat agar pembinaan teritorial (Binter) dan pembinaan pertahanan wilayah (Bintahwil) terwujud,manfaatkan waktu sebaik mungkin tingkatkan Komsos untuk mendukung tugas Satuan,”pesan Dansatgas.

Masih kata Dansatgas,para prajurit TNI dan Polri yang tergabung dalam Satgas TMMD harus mampu tuntaskan seluruh pekerjaan fisik dan non fisik dalam program TMMD Reguler 112. Meskipun TNI Polri harus bermandikan lumpur dan peluh menahan hujan dan panas,tinggalkan keluarga selama sebulan, mereka siap melaksanakan perintah Komando Atas demi mensejahterakan dan meningkatkan perekonomian Rakyat lewat program-program TMMD.

“Selain fisik,personel Satgas juga melaksanakan kegiatan non fisik,selama sebulan sejak 22 September – 22 Oktober 2020,personel Satgas menginap di lokasi TMMD dengan menerapkan Protokol Kesehatan ,”tegas Letkol Inf Roly.

Dilokasi TMMD ,kata Dandim,dengan metode Komunikasi Sosial (Komsos) guna mewujudkan Bintahwil dan Binter,para prajurit TNI AD berbaur dengan masyarakat.Ada yang membantu anak-anak mengaji,belajar dan memberikan pemahaman-pemahaman Arti Pancasila serta Bela Negara dan ada yang membantu warga masyarakat juga dikala waktu senggang

“Kehadiran prajurit TNI dan Polri dilokasi TMMD bukan hanya membangun sarana dan prasarana saja,melainkan juga membangun mental warga masyarakat dan pengetahuan yang sangat bermanfaat lewat program Non Fisik TMMD,”pungkas Dansatgas seraya menambahkan “TMMD ,Amanah dan Bentuk Pengabdian TNI Kepada Rakyat”

Pendim 0207/Simalungun

Berita Lainnya