oleh

Curi Sepeda Motor,Riki Babakbelur Dihajar Korbannya

OKEBUNG|
Riki Fazar Handrian (19),wargaJalan Multatuli Medan harus merasakan bogeman Fendi (30), pemilik sepeda motor (sepmor) yang digelapkan Riki, Selasa semalam.

Riki ditangkap Fendi saat nongkrong di warung internet (warnet) di Jalan Halat Medan. Beruntung, aksi main hakim sendiri itu berhasil disudahi petugas Polsek Medan Kota yang kebetulan melintas di lokasi tersebut. Dalam kondisi babak belur dan tangan diborgol, Riki lalu digelandang ke Mapolsek Medan Kota.

“Tersangka masih kita periksa untuk pengembangan kasus, karena sepeda motor korban sudah dijual,” ujar Kapolsek Medan Kota, Kompol Wahyudi,Rabu (12/11/2014)

Tersangka mengakui, sepeda motor Vega R milik Fendi yang telah dianggapnya sebagai abang angkat itu digelapkannya seminggu lalu. Tersangka meminjam sepeda motor korban dengan alasan suatu keperluan. Lantaran sudah percaya, Fendi menyerahkan kunci kontak kepada tersangka. Namun sejak itu tersangka tak mengembalikan kendaraan roda dua tersebut.

Tersangka kemudian menemui temannya Eko, yang disebutnya penduduk Jalan Multatuli Medan untuk menjualkan sepeda motor hasil penggelapan tersebut.

“Sepeda motor itu dijual teman saya namanya Eko seharga Rp 1,8 juta kepada warga Mariendal, dan saya dikasih Rp 900 ribu,” aku tersangka.

Uang itu lalu dia gunakan untuk membayar uang kosnya. Sebelumnya dia diusir dari rumahnya karena telah menggelapkan sepeda motor milik orang tuanya.

“Untuk bayar uang kos bang, karena saya sudah tidak tinggal di rumah,” kata Riki.(FKM\NET)

Foto :ilustrasi/

News Feed