oleh

Curi Sepeda Motor Anak Kapolsek Tebing Tinggi, 3 Pelaku Curanmor Terjaring Razia

OKEBUNG |
Curi sepeda motor Honda Beat warna merah dengan nomor polisi BK 6026 NAK milik Nindy Tria Marsya (25) warga Jalan Gagak Hitam, Komplek Taman Setia Budi Indah 2 (Tasbih), Blok VI, Medan Sunggal, Selasa (07/10/2014)sekira pukul 17.30 WIB.

Tiga kawanan pencurian sepeda motor (curanmor )yakni, Michel Adi Sah Sitinjak (18) warga Jalaan Sunggal Kec Medan Sunggal, Switohardi (20) warga Jalan Sunggal Kec M. Sunggal dan Ucok Harapan Tua Hutasoit (18) Jaalaan Tempua Gang Keluarga Medan dibekuk petugas saat hendak kembali beraksi di seputaran Jalan SM Raja Medan, Rabu, (07/10/2014) sekira pukul 23.30 WIB, tepat 6 jam usai kejadian tersebut.

Informasi yang dihimpun okebung.com di Polsek Sunggal, Rabu (08/10/2014) sore menyebutkan, kejadian tersebut berawal saat Nindy dan sepupunya, Ayu (18) baru selesai menyuci sepeda motor tersebut. Lantaran sepeda motor tersebut masih basah, dirinya pun kemudian memarkirkan sepeda motor tersebut di teras rumah. Tapi sayang, saat itu pagar rumah tersebut tidak terkunci.

Disaat yang bersamaan, teman mereka yang bernama Dicky yang tinggal di Jalan Pintu Air Medan berkunjung ke kediaman tersebut guna mengantarkan helm sebelum akhirnya berangkat kuliah. Lantaran saat itu Ayu dan Nindy sedang berkemas, Dicky menunggu di ruang tamu hingga membuat dirinya tertidur.

“Saya dan Ayu lagi sibuk bang beres-beres di rumah. Soalnya, kami mau berangkat kuliah. Rupanya, disaat itu juga Dicky tertidur bang lantaran nunggui kami,” ucap Nindy kepada wartawan.

Karena selesai berdandan, Ayu dan Nindy pun kemudian keluar kamar. “Pas kami keluar, kami lihat Dicky tidur bang. Lantaran sudah mau masuk kuliah, kamipun membanguninya bang,” ucap Nindy sembari mengaku kalau dirinya anak Kapolsek Tebing Tinggi, AKP Burju Siahaan.

Alangkah terkejutnya mereka, ketika melihat sepeda motor mereka yang awalnya terparkir di teras depan kediamannya tersebut telah tidak ada. “Pas kami keluar itu bang, kami liat sepeda motorku sudah tidak ada lagi bang. Padahal tadi aku parkirkan di teras itu,” ungkapnya.

Melihat hal itu, Dicky pun kemudian menghampiri sepeda motor Scorpionya yang masih terparkir. Namun, kontak sepeda motor Dicky sudah kondisi rusak.

“Karena itu bang, kamipun kemudian melaporkan itu ke bapak bang. Dan sama bapak, kami diarahkan buat laporan ke Polsek Sunggal. Kemudian, bapak nelpon ke Polsek Medan Kota,” ungkapnya.

Setelah 6 jam tak ketemu, sepeda motor milik Nindy pun tiba-tiba melintas di kawasan Jalan SM Raja Medan. Dimana, saat itu kondisi plat polisi dan kaca spion sudah dibuka.

“Lantaran platnya tak ada. Dan mereka tarik 3, petugas Polsek Medan Kota pun kemudian mengejar mereka. Bahkan, ketika disuruh petugas minggir, mereka tidak mau bang. Tapi, lantaran terus dipepet sama petugas sembari ditodongkan senjata. Akhirnya mereka minggir bang. Itulah mereka ditangkap,” pungkas Nindy.

Sementara itu, Kapolsek Sunggal, AKP Aldy Subartono saat dimintai keterangan membenarkan kejadian tersebut. Namun, dirinya mengatakan hingga saat ini pihaknya masih memeriksa ke 3 tersangka.

“Masih kita mintai keterangan mereka. Sabar ya,” ucapnya singkat. (siagian)

News Feed