oleh

Curi Kaca Spion,Ade Tewas Dihajar Massa

OKEBUNG|
Ade Maulana (28) warga Jalan Kapten Sumarsono Medan,satu dari tiga pelaku pencuri kaca spion mobil yang dihajar massa pada Kamis (19/03/2015) lalu akhirnya nyawanya tak tertolong lagi.Pelaku tewas setelah menjalani perawatan intensif di RS Haji Medan.

Kapolsek Percut Seitua,Kompol Ronald Sipayung SH SIK MH membenarkan tewasnya seorang tersangka pencuri kaca spion yang sempat dirawat di RS Haji Medan.

“Benar. Salah seorang tersangkanya tewas di rumah sakit karena mengalami luka yang cukup parah. Meninggalnya barusan aja. Anggota sudah ke rumah sakit, untuk mengeceknya,” jelas Ronald,Selasa (24/03/2015).

Saat ini,kata Ronald,pihaknya masih menunggu keterangan dari rumah sakit guna mendapat penjelasan lebih terperinci. Selain itu, polisi juga masih menunggu kedatangan dari pihak keluarga Ade.

“Tersangka tewas akibat luka yang cukup parah dibagian dada dan kepala serta bagian tubuh lain. Tapi lebih jelasnya kita tunggu hasil yang dikeluarkan pihak rumah sakit. Kita juga tunggu keterangan dari keluarganya,”pungkasnya seraya menambahkan bahwa keluarganya telah datang dari Bandung.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, tiga orang tersangka pencuri kaca spion yakni, Abdul Rasyid (25), Syahrozi (31) dan Ade Maulana (28) memasuki Kompleks Cemara Asri, Jalan Cemara dengan mengendarai mobil Toyota Kijang berpelat BK 1817 KM yang mereka rental.

Yang melakukan pencurian spion adalah Syahrozi. Warga Jalan Sei Agul No.25 Kelurahan Medan Petisah ini diketahui merupakan pegawai negeri sipil (PNS) di staff administrasi Pemprovsu, golongan III B, dari lulusan STPDN. Sedangkan pelaku Abdul Rasyid seorang pengangguran, warga pinggiran Sungai Deli.(fkm\admin)

Foto|ilustrasi

News Feed