oleh

Coba Jambret Penumpang Angkot, 2 Anak Brayan Diamuk Massa

MEDAN BARU-OKB|
Jaka (27) dan Aswin (27) harus menerima bogeman menyakitkan dari belasan massa.Pasalnya,keduanya terjatuh dari sepeda motor Suzuki Shogun warna hitam dengan nomor polisi BK 5759 GG di simpang Jalan Amir Hamzah/Jalan Karya Kec Medan Barat, Jumat (22/08/2014) siang,setelah sebelumnya keduanya berusaha melarikan diri dari kejaran petugas yang memergoki keduanya melakukan jambret kalung penumpang angkot KPUM 64 di Jalan Sei Wampu Medan.

Informasi yang dihimpun okebung.com di Mapolsek Medan Baru menyebutkan, aksi jambret tersebut dilakukan kedua pemuda ini lantaran keduanya sempat melihat kalung emas milik penumpang angkot. Makanya, setelah melakukan kordinasi keduanya pun kemudian melakukan aksinya.

Saat itu, sepeda motor yang dikendarai Aswin tersebut memepet angkot Lin 64 yang mengarah ke Terminal Pinang Baris tersebut yang berada disisi kirinya. Merasa jarak jangkauan sudah didapat, Jaka pun kemudian menjulurkan tangannya ke arah kalung yang dipakai penumpang secara cepat.

Setelah Jak berhasil mengamankan kalung tersebut, Aswin pun kemudian tancap gas guna melarikan diri. Namun, saat itu aksi keduanya dipergoki pengendara sepeda motor Supra yang kemudian mengejar pelaku sembari berteriak jambret.

Teriakan pengendara tersebutpun terdengar oleh petugas yang hendak menuju Mapolsek Medan Baru. Tanpa buang waktu, petugas pun kemudian mengejar pelaku yang sempat dilihatnya melaju dengan kencang.

Tepat di Simp Jalan Sei Wampu/ Jalan Gatot Subroto Medan, Aswin pun kemudian mengarah ke arah Terminal Pinang Baris. Lantaran petugas dan pengendara sepeda motor Supra terus mengejar, tepat di Simp Jalan Ayahanda, Aswin pun kemudian masuk Jalan Ayahanda, Jalan Pabrik Tenun, Jalan Skip, Jalan Karya dan akhirnya terjatuh tepat di simp Jalan Amir Hamzah/ Jalan Karya Medan lantaran mengelakkan pengendara yang berada didepannya.

Saat itulah, pengendara Supra tersebut kembali berteriak jambret sehingga menjadi perhatian warga. Beruntung bagi kedua korban, saat itu petugas Polsek Medan Baru yang ikut mengejar tersebut langsung mengamankan mereka.

Kendati begitu, massa yang emosi sempat melayangkan pukulan ke duanya. Disaat itulah, petugas meminta massa untuk tidak memukul keduanya lantaran belum ditemukannya barang curian.

Setelah memeriksa kantong keduanya, petugas tidak menemukan kalung hasil jambretan. Makanya, keduanya sempat mengelak ketika disebut jambret.

Tapi, saat pengendara Supra yang mengejar tersebut mengatakan aksi tersebut dilakukan Jaka yang memasukkan tangannya ke dalam angkot 64. Kedua pemuda tersebut terdiam, makanya massapun akhirnya kembali menghajar keduanya.

Melihat aksi massa tersebut, petugas Polsek Medan Baru yang belakangan diketahui bemarga Nasution tersebut meminta massa untuk tidak melakukan tindakan anarkis. Mendengar itu, petugaspun kemudian membawa keduanya ke Polsek Medan Baru.

Saat ditanya petugas kemana kalung tersebut dibuatnya, Jaka tidak menjawab pertanyaan tersebut. Dirinya malah tetap bertahan diam sembari sesekali meringis kesakitan. Begitu juga dengan Aswin, dirinya juga diam ketika dicerca pertanyaan oleh petugas mengenai keberadaan kalung tersebut.

Sementara itu, saat dikonfirmasi wartawan, Kapolsek Medan Baru, Kompol Nasrun Pasaribu melalui Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Alexander Piliang mengatakan, kalau keduanya merupakan pelaku aksi percobaan jambret. Pasalnya, hingga kini pihaknya belum mendapati korban dari aksi kedua pelaku tersebut.

“Masih kita tahan mereka. Soalnya, korbannya belum diketahui keberadaannyan,” ucapnya singkat. (Jek)

News Feed