oleh

Cinta Ditolak,‪Evan Tebas Leher Mantan Pacar Hingga Tewas,Gol Dikantor Polisi

OKEBUNG|
Setelah melakukan pengejaran beberapa jam terhadap pelaku pembunuhan sadis terhadap korban Marliza alias Liza (21)warga asal Riau,akhirnya Petugas Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim ) Polresta Medan bekerjasama dengan unit Reskrim Polsek Medan Timur berhasil meringkus pelaku pembunuhan pramusaji di Terminal Cafe Jalan Krakatau Medan,Senin (22/09/2014)dinihari.dikediaman kakaknya di Jalan Palem III,Blok 8,Perumnas Helvetia Medan.

Akibatnya,pelaku Evan Rusmana (30), warga Jalan Gaharu, Gang Sidomulyo, Kecamatan Medan Timur yang tak lain adalah mantan pacarnya harus mengisi kehidupan sehari-hari selama bertahun dibalik jeruji sel.

Pelaku menebas leher korban  dengan parang pemotong daging setelah memukul kepalanya dengan botol. adik korban  Azmi juga terluka parah karena sabetan benda tajam itu.

“Korban tewas Liza megalami luka menganga di kepala, leher nyaris putus, di luka lengan. Sementara itu, Azmi terluka di bagian belakang kepala dan paha kiri. Setelah dirawat di RS Pirngadi, dia sudah dipindahkan ke Adam Malik,” beber Wakapolresta Medan AKBP Yusuf Hondawantri Naibaho, Senin (22/09/2014) kepada okebung.com.

Dikatakannya, pelaku dan kedua korban merupakan pegawai Terminal Cafe & Resto dan pembunuhan itu pun terjadi di sana.”Motifnya putus berpacaran dan pelaku meminta kembali menjalin hubungan, namun korban tidak mau. Pelaku kalap dan menghabisi korban,” katanya.

Ia mengaku, penyidik  telah mengumpulkan sejumlah barang bukti dalam tindak pidana ini. ” Barang bukti yang diamankan adlaah hp, pakaian pelaku dan korban, dua bilah parang pemotong daging, sebilah pisau, pecahan botol sirup, serta 1 unit  Honda CB 100 BK 6626 BB yang digunakan pelaku untuk melarikan diri. Parang daging itu diamankan setelah sempat akan disembunyikan pelaku dengan bantuan kakaknya,” jelasnya.

Dijelaskannya, kejadian ini berawal dari putusnya jalinan asmara Efan dan Liza.  Efan ingin kembali, namun Liza terus menolak.

“Pertengkaran mulut pun terjadi di dapur. Pelaku memukul kepala korban dengan botol, kemudian korban berusaha lari ke depan. Efan kemudian mengambil pisau di dapur dan menyerang Azmi. Kemudian Liza dikejar hingga ke teras depan. Dia dihabisi di sana, pelaku membacok lehernya,” jelasnya.

Setelah menghabisi nyawa korban, pelaku selanjutnya melarikan diri, namun tasnya tertinggal.Dari tas ini ditemukan berkas berobat di salah satu  klinik di Helvetia. Setelah berkas itu ditelusuri, alamat Efan pun diketahui, sampai akhirnya dia ditangkap di rumah kakaknya di Jalan Palem III,Blok 8,Perumnas Helvetia.
Ia mengaku, saat ini pihaknya masih melakukan penyidikan terhadap kasus ini.” pelaku akan kita kenakan Pasal 338, Pasal 351 ayat (3) KUHPidana,” sebutnya.

Sementara itu, pelaku nekad menghabisinya nyawa kekasih yang dicintainya mengaku kalap.”Aku kalap, karena dia (Liza) teriak-teriak waktu bertengkar. Padahal sudah kubilang pelankan suaramu,” jelasnya.(zan)
Foto:Ilustrasi

News Feed