oleh

Cabuli Bocah Ingusan,Opung-Opung Dilaporkan ke Polsek Sunggal

OKEBUNG|
Meski telah bau tanah dan kondisi cacat fisik tidak membuat surut nafsu opung diketahui bernitial,OH (60) ini.Buktinya,kakek ini nekat menggerayangi tubuh bocah ingusan yang merupakan tetangganya sendiri, sebut saja MNP (13) yang tinggal di Jalan Medan-Binjai Km 14,Gang Kenduri Ujung,Desa Sei Semayang Kecamatan Sunggal,Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara.

Peristiwa naas dialami MNP terjadi, Selasa (10/02/2015)sekira pukul 15.00 WIB itu bermula disaat dia diminta oleh pelaku untuk membeli rokok, pasalnya OH yang mengalami kecelakaan 3 tahun lalu mengakibatkan dia tidak bebas bergerak lagi, bahkan langkahnya harus dibantu oleh kaki ketiganya alias tongkat. Usai diminta membeli rokok Dji Sam Soe, MNP pun masuk ke dalam rumah pelaku yang berpagar besi setinggi satu meter itu.

Setibanya di dalam rumah, OH yang saat itu duduk di kursi ruang tamunya kemudian langsung menarik tangan MNP, saat itu tubuh bocah bau kencur itu langsung terpental kepelukan OH yang langsung membekap mulut dan memeluk tubuh mungil MNP.

Meski telah cacat fisik dan bau tanah, namun kedua tangan OH masih cukup kuat untuk memeluk tubuh MNP yang kala itu telah berada di pelukan OH.

Berdasarkan pengakuan MNP, saat itu buah dada serta kemaluannya sempat digerayangi oleh OH. Hingga akhirnya dengan sekuat tenaga akhirnya MNP berhasil lepas dari pelukan OH meskipun saat itu celananya sudah sempat turun hingga selutut.

“Pertama disuruh opung (kakek) itu aku beli rokok, pas aku mau masuk
ke rumahnya ngasih rokok itu, tiba-tiba ditarikkan opung itu tanganku. Aku langsung jatuh kepelukan opung itu, baru langsung dipeluknya aku, mulutku pun langsung ditutupnya pake tangannya,” jelas MNP mengawali
kisahnya saat berada di Polsek Sunggal, Kamis (12/02/2015).

“Buah dada sama kemaluanku sempat dipegangi opung itu, celanaku pun sempat diturunkan sampe selutut, waktu itu celanaku ngak pake kancing,jadi gampang ditarik opung itu. Untuk bisa aku lepas, aku langsung lari dari pintu depan rumah opung itu,” tambah anak pertama dari lima bersaudara ini.

Sementara itu,ayah korban, Berlin Napitupulu (46) juga sangat menyayangkan kejadian tersebut.

Pasalnya selama ini hubungan antara dia dengan pelaku baik-baik saja. Apalagi pelaku merupakan tetangga korban. Rumah korban tepat berada di belakang rumah pelaku.

“Aku pun nggak habis pikir kenapa tega kali opung itu berbuat kayak gitu sama anakku. Padahal selama ini baik-baik sajanya hubungan keluarga kami,” jelas Berlin.

Berlin menyebut, bahwa kasus tersebut pertama kali diketahui oleh
istrinya, B. Sianturi setelah malam harinya putrinya menceritakan
peristiwa tersebut kepada istrinya.

“Istriku yang kasih tau sama aku. Malamnya diceritakan anakku sama
istriku, malam itu juga langsung dikasih tau istriku sama aku, tapi
supaya nggak ditau tetangga, makanya nggak sempat kami diamkan, makanya sekarang kami lapor,” ungkap Berlin.

Terpisah, Kapolsek Sunggal,Kompol Aldi Subartono melalui Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu Adhi Putranto Utomo saat dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut.

“Laporan pengaduan korban
sudah kita terima dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan
saksi-saksi,” jelas Adhi. (Ad)

Foto |Ilustras

News Feed