oleh

Buang Orok Bayi di Tong Sampah,Warga Asal NTT Ditangkap Polsek Medan Baru

OKEBUNG|
Akibat membuang orok bayi di sebuah tong sampah,seorang wanita warga asal Nusa Tenggara Timur (NTT ) ditangkap Polsek Medan Baru,Selasa (09/09/2014)sekira pukul 09.30 WIB.

Data yang dihimpun dilapangan penemuan janin bayi tersebut berawal dari penemuan warga.”Saat mengambil sampah saya melihat bungkusan yang berisikan orok bayi kemudian saya melaporkan hal tersebut ke pihak yang berwajib,”ungkap pemuda yang enggan menyebut namanya.

Mendapatkan informasi tersebut,tim Reserse Kriminal Polsek Medan Baru turun kelokasi kejadian guna olah tempat kejadian dan petugas polisi mengamankan seorang,Wilfrida Telik (29)dari rumah majikannya DR Susana Halim Jalan S.Parman,Blok SBC AA No.7,Kel Petisah Tengah,Kec Medan Petisah.

Wilfrida mengatakan orok bayi miliknya sudah meninggal sebelumnya.
“Saya mengetahui bayi tersebut sudah meninggal semalam karena sudah tidak bergerak lagi,”ungkap Wilfrida yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Mengetahui janin yang ada dirahimnya sudah tak bernyawa lagi,dirinya pun berupaya untuk mengeluarkannya.
“Dengan cara mengedenlah pak ,janin saya itu keluar dan karena merasa ketakutan kemudian janin tersebut saya bungkus ke dalam kantongan plastik warna hitam dan membuangnya ke tong sampah yang berjarak 10 meter dari rumah majikan saya,”jelasnya prt yang baru 5 bulan bekerja dirumah majikannya ini.

Kapolsek Medan Baru,Kompol Nasrun Pasaribu,SIK melalui Kanit Reskrim,Iptu Oscar Stefanus Sedjo,SH mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan.

“Kita masih mengintrogasi tersangka guna pemeriksaan lebih lanjut dan atas perbuatannya tersangka Wilfrida Telik dikenakan Pasal 197 UU RI No.36 tahun 2009 Tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,”tegas Oscar.

Ketika ditanya,perkiraan usia janin tersebut,Kanit Resrim menjelaskan bahwa penemuan janin diperkirakan sudah berumur 5 bulan dengan jenis kelamin perempuan,”jelas Oscar. (Jek)

News Feed