oleh

BI Mencatat Utang Luar Negeri Meningkat Tumbuh 9,7%

JAKARTA -OKB|
Hingga saat ini Utang Luar Negeri (ULN) publik dan swasta terus meningkat sejak Desember 2013. Hal ini dikhawatirkan dapat menyebabkan ketidakstabilan pada kondisi ekonomi Indonesia.

Direktur Eksekutif Departemen Statistik Ekonomi dan moneter Bank Indonesia (BI), Hendi Sulistyowati, mengatakan ULN tumbuh 9,7 persen (yoy) dibanding dengan Mei tahun lalu.

“Utang luar negeri kita pada Mei USD283,7 miliar, itu meliputi ULN publik sebesar USD132,2 miliar dan ULN swasta USD151,5 miliar. Ini meningkat dari Mei tahun lalu, pertumbuhannya 9,7 persen (yoy),” tegasnya pada saat ditemui di Bank Indonesia Kamis (15/07/2014).

Dia menyebutkan, kenaikan itu disebabkan aliran masuk modal asing ke Indonesia cukup tinggi. Selain itu, modal asing juga masuk ke Surat Utang Negara (SUN) yang juga cukup tinggi.

“Itulah yang menyebabkan utang luar negeri pemerintah jadi naik. Jadi kalau investor asing meningkat,  kemudian mereka membeli SUN naik, suatu konsekuensinya SUN itu kan berarti utang kita, sehingga utang publiknya meningkat,” sebutnya..

Ditambahkannya, meningkatnya ULN bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. “Ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah namun ini juga menjadi tanggung jawab publik dan swasta,” tutupnya.(okz/net)

Foto :Ilustrasi/Net/

News Feed