oleh

BI dan Polri Kerjasama Kawal Peredaran Uang

OKEBUNG |
Pengamanan peredaran uang,pihak Bank Indonesia (BI) bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melakukan kerjasama.Kerjasama direalisasikan melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Gedung BI, ThaMrin, Jakarta, Senin (01/09/2014)pagi.

Penandatanganan dilakukan Bank Indonesia (BI) ini guna meningkatkan kerjasama yang sudah terjalin antara BI dan Polri. Ruang lingkup kerjasama kali ini meliputi tukar menukar informasi, pengamanan dan pengawalan, pengawasan, penegakan hukum, peningkatakan sumber daya manusia, dan sosialisai. Ada pun kerjasama ini berlaku selama 5 tahun.

Seperti dilansir detik.com.Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, kerjasama ini telah berjalan di tingkat pusat sampai daerah meliputi pengawalan pengangkutan uang rupiah, penanggulangan tindak pidana pemalsuan uang, penanggulangan tindak pidana perbankan, serta layanan kas di kepulauan terpencil dengan Polisi Perairan (Polair).

“BI dan Polri telah lama menjalin kerjasama tukar menukar data atau informasi dalam hal ini penanggulangan tingkat pemalsuan uang dan penanggulangan tindak pidana kejahatan perbankan. Kualitas dan kecepatan perolehan data dan informasi merupakan salah satu faktor penting dalam penanggulangan tindak pidana,” tegas Agus.

Agus menjelaskan,dalam bidang pengamanan dan pengawalan, BI dan Polri telah bekerjasama dalam hal pengangkutan uang rupiah antar kantor BI. Selain itu, BI dan Polri juga akan bekerjasama dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap seluruh badan usaha yang melakukan kegiatan manajemen kas dan pengolahan uang.

“Dalam hal ini BI membina dan mengawasi aspek kegiatan manajemen kas dan pengolahan uang sedangkan Polri terkait aspek pengamanannya,” sebut Agus.

Sementara itu,Kapolri Jenderal Sutarman menambahkan, aspek keamanan dan penegakan hukum sangat berpengaruh terhadap nilai tukar rupiah. Dengan adanya kerjasama ini diharapkan bisa saling bersinergi untuk sama-sama menjaga keamanan mata uang rupiah baik dari pemalsuan maupun penyalahgunaannya.

“Diharapkan nilai tukar rupiah semakin menguat, moneter terjaga dan seluruh perbankan bisa menjalankan usaha dengan baik sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi. Bersama-sama menjaga nilai tukar rupiah agar menguat dan mampu bersaing dengan mata uang lain, perbankan mampu meningkatkan industri dengan baik dan semkain sehat,” pungkas Kapolri .(Dtc/Net)

Foto:Net/

News Feed