oleh

Bersepeda Keliling, Walikota & Dandim Magelang Pantau PPKM

OKEBUNG.COM I
Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), untuk mencegah penularan covid-19, terus dilakukan pengawasan secara ketat.

Di hari kedua PPKM di Kota Magelang ini dipantau langsung oleh Walikota Magelang Sigit Widyonindito. Nah, saat turun ke lapangan melakukan pantauan langsung, orang nomor satu di Kota Magelang ini, memilih naik sepeda ontel.

Bersama Dandim Dandim 0705/Magelang Letkol Czi Anto Indriyanto, Sekdako Magelang Joko Budiono dan para kepala OPD, Walikota berkeliling ruang publik dengan menggunakan sepeda.

Rupanya, Selasa (12/1/2021) tersebut, rombongan Walikota dan Dandim Magelang ini memantau arena permainan anak-anak yang ada di Alun-Alun, tempat cuci tangan, pedagang maupun fitness outdoor serta air mancur yang ada disana.

Sejak diberlakukan PPKM di Kota Magelang, ada ketentuan-ketentuan berjualan dibatasi.

Oleh karena itu, Walikota meminta Disperindag Kota Magelang memerintahkan Disperindag Kota Magelang mengambil langkah-langkah seperti membatasi tempat duduk pengunjung, jam operasional (jualan) PKL maupun angkringan.

“Begitu pula tempat bermain anak-anak dan fitness outdoor maupun penjual lukis, selama PPKM di off. Disperindag melarang ada kegiatan apapun termasuk air mancur yang ada dihentikan,” ujar Walikota Magelang didampingi Dandim 0705/Magelang.

Seperti disampaikan, surat edaran (SE) Walikota Magelang tentang PPKM, menyebutkan pembatasan jam operasional restoran, rumah makan, kafe, angkringan, PKL, toko modern, mal dan kegiatan lain sejenisnya.

Kemudian, tempat duduk untuk restoran dibatasi 50 persen. Jam operasional restoran, rumah makan, kafe dan atau kegiatan lain yang sejenisnya diperbolehkan buka sampai pukul 21.00 WIB.

Sedangkan untuk angkringan, PKL dan atau kegiatan sejenisnya diperbolehkan buka sampai pukul 22.00 WIB. Kemudian pembatasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan/mal dan toko modern sampai pukul 19.00 WIB dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

“Ya sudah dirumuskan ke dalam pukul 21.00 WIB ini yang toko modern, kemudian yang pukul 22.00 WIB, yang angkringan,” kata Walikota Sigit.

“Kalau biasanya angkringan operasinya sampai jam 02.00-03.00 Wib pagi, kita batasi supaya semua rakyatnya sehat, agar rakyat terhindar sehingga kegiatan di Alun-Alun maupun di Badaan (pusat kuliner dan taman) kita cek. Kita instruksikan supaya sesaat saja,” tambah Walikota Sigit menegaskan. (Muis)

News Feed