oleh

Berkedok Massage,Ayu Terafis Digerebek Poldasu

OKEBUNG|
Saat ini di Medan menjamur bisnis massage disalahgunakan menjadi bisnis prostitusi terselubung.Seperti Ayu Refleksi yang berada di Jalan Negara No 48 Lingkungan XI Kelurahan Pahlawan Kecamatan Medan Perjuangan Kota Medan,Senin (16/06/2015) ,digerebek petugas Subdit IV Renakta Ditreskrimum Poldasu.

Pasalnya,massage and refleksi tersebut diduga menjalankan bisnis prostitusi terselubung dengan memanfaatkan pekerja terafisnya yang masih berusia muda dan berbody bahenol.

Dari penggerebekan panti pijat
Ayu Refleksi itu, polisi mengamankan tiga wanita,di antaranya dua orang sebagai pekerja trafis dan seorang kasir bernama Siti Aisyah alias Mehwa alias Mona.Ironisnya,petugas tidak menemukan pemilik Ayu Refleksi tersebut.

“Wakil Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Wadir Ditreskrimum) Polda Sumut AKBP Pol Enggar Parianom ,S.Sos.SiK didampingi Kasubdit IV Renakta AKBP Faisal F Napitupulu dan Kompol H Edison Sitepu kepada wartawan (16/06/2015),mengatakan mereka yang diamankan adalah dua pekerja terapis dan seorang kasir panti pijat Ayu Refleksi.

Adapun nama para terapis yang diamankan yakni,Nurbaiti alias Betti alias Peni dan Herlinca Hutagalung alis Nadya serta seorang wanita yang bekerja sebagi kasir bernama Siti Aisyah Alias Mehwa,”ujar Enggar.

Disebutkannya bahwa saat dilakukan penggerebekan di salah satu ruang pijat, petugas mendapati kondom merek sutra diduga Nurbaiti alias Betti alias Peni dan Herlinca Hutagalung alis Nadya di eksplotasi sex dengan cara menerima uang tambahan dari biaya kusuk.

“Pekerja terafisnya diduga menerima uang tambahan dari eksploitasi sex,”sebut Enggar.

Dikatakannya bahwa penggerebekan bermula adanya informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa Ayu Refleksi pekerjaa. terafisnya bisa melakukan hubungan seks dikamar yang ada dilokasi terafis itu.

“Informasi ditindakk lanjuti hingga akhirnya dilakukan penggerebekan dan pihaknya berhasil mengamankan dua pekerja terafis dan seorang kasir,”ungkap Enggar.

Namun dari pengakuan kedua pekerjaa terafis yang diamankan ,lanjut Enggar,bahwa mereka hanya melayani pijat dan tidak melayani berhubungan badan.

“Keduanya tidak membantah disebut melayani tamu dengan hubungan sekks juga,”cetus Enggar.

Lebih lanjut dikatakannya,dari hasil pengerebekan di Ayu Refleksi tersebut pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 725.000,1 (satu) buah kondom merek sutra dan 1(satu) helai sarung tempat tidur warna ungu kombinasi bunga-bunga warna pink.

Sementara, kata Enggar pasal yang dipersangkakan terhadap tersangka melanggar pasal 296 KUHPidana tentang kesusilaan,”pungkas Enggar (EL/Admin)

Foto|ist

News Feed