oleh

Beli iPhone Melalui Belanja Online,Uang Fifi di ATM Raib Rp 23 Juta

OKEBUNG|
Hati-hati bagi seluruh warga masyarakat yang hendak belanja Handphone atau apa saja melalui online.Sudah banyak masyarakat yang ketipu.Buktinya,Fifi Nurhayati (27) warga Jalan Kutilang No. 181 Perumnas Mandala Kel. Kenangan Baru,Kec. Percut Seituan.Kab Deli Serdang,Sumut telah menjadi korban sistem belanja online.

Akibatnya,uang Fifi yang ada di ATM sebesar Rp 23 juta dikuras pelaku mengaku pedagang Handphone.

Kepada okebung.com,Fifi (27) mengatakan bahwa dirinya membeli Handphone melalui sistim online ke Toko Cakra Lucky yang berada di Jalan Imam Bonjol Nagoya bertempat di Mall Lucky Plaza Lantai dasar,Blok A No 15-Batam Kepri, Indonesia 29444.

korban memesan Handphone merek iPhone dengan harga Rp 8 juta dengan menransfer sebanyak dua kali sesuai petunjuk yang tertera melalui internet.

Namun, uang yang seharusnya di transfer untuk memesan Handphone itu seharga Rp 8 juta kerekening pelaku ternyata berbuah petaka.

Pasalnya,bukan uang Rp 8 juta itu saja yang raib.Melainkan uang direkening milik ibunya sebesar Rp 23 juta juga turut raib.

“Aku transfer uangnya melalui ATM BRI yang berada di Mini Market Alfa Midi, Jalan Bromo Medan,”ungkap korban,Senin (03/11/2014) di Mapolsek Medan Area.

Merasa dirugikan,selanjutnya korban bersama keluarga membuat laporan pengaduan ke Polsek Medan Area dengan Nomor: STPL /1617/ K/X/2014/SEKTOR MEDAN AREA.

“Awalnya saya tertarik dengan Handphone merek iPhone dengan harga miring gitu,belanjanya secara online bang.Dengan nomor Handphone atas nama Samsudin saya di arahkan agar menransfer uang sebesar Rp 2,5 juta ke No rek 204501002773504,” beber Fifi menjelaskan.

Terang Fifi kembali, usai mentransfer pertama sudah dilakukan, selanjutnya korban di arahkan kembali lewat Handphone atas nama Wahyudi yang menyuruh korban agar melakukan pengiriman uang untuk kedua kali guna biaya perawatan Handphone yang dipesan.

“Kedua kalinya, saat itu juga aku di arahkan kembali oleh si Wahyudi agar mentransferkan uang perawatan HP sebesar Rp 16.989,254 juta lewat rekening ATM BRI sama dengan yang pertama bang. Nah, setelah kita melakukan transfer uang, baru kita sadar bang, kalau ternyata uang yang seharusnya ditransfer buat membeli HP itu sebesar Rp 8 juta. Tapi entah kenapa setelah kita cek kembali kalau uang kita yang ada di dalam ATM BRI milik Ibu saya yang aku gunakan sebesar Rp 23 juta raib bang,”ujarnya berurai airmata.(ade)
Foto:Ilustrasi/

News Feed