oleh

BBPOM Medan Sita Puluhan Ribu Botol Jamu dan Obat Tradisional Tanpa Izin Edar

OKEBUNG
Petugas Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan melakukan penggerebekan sebuah gudang di Jalan Becek, Desa Batu Penjemuran, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deliserdang,Provinsi Sumatera Utara.

Dari penggerebekan yang dilakukan petugas BBPOM,Rabu (04/02/2015) dinihari itu berhasil menyita 36.492 botol jamu dan obat tradisional merk Tawon Klanceng, Asam Urat Madu Klanceng asal Jawa ini diamankan karena tidak memiliki izin edar dan tidak terdaftar di BBPOM.

Selain mengamankan jamuan tersebut,petugas BBPOM juga memboyong pemiliknya berisial U.

Kepala BBPOM di Medan M Ali Bata Harahap, Rabu (04/02/2015) mengatakan, penggerebekan gudang tersebut berdasarkan laporan masyarakat yang menyebutkan ada sebuah gudang menyimpan jamu dan ribuan obat tradisional tanpa ijin edar.

Mendapat laporan itu,selanjutnya pihaknya melakukan penyelidikan selama tiga bulan.

“Setelah melakukan penyelidikan dan mendapat data yang akurat, lalu kita melakukan penggerebekan tempat penyimpanan jamu dan obat tradisional tanpa izin edar tersebut. Total obat dan jamu tradisional yang kita amankan jika diuangkan senilai Rp620 juta,” jelasnya.

“Barang yang kita amankan ini belum sempat beredar di masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap, masyarakat lebih teliti dalam membeli obat dan jamu tradisional.

“Obat dan jamu tradisonal ini tidak terjamin kualitasnya, karena mengandung zat kimia yang membahayakan,” katanya.

Diungkapkannya, saat ini pihaknya masih melakukan penyidikan terhadap temuan ini.

“Untuk pemilik obat dan jamu tradisonal tanpa izin edar terancam 15 tahun penjara dan denda Rp500 juta,” pungkasnya. (Bs/Admin)

Foto|Ilustrasi\

News Feed