oleh

BBM Naik, Ada Dana Ruang Fiskal Rp120 T Untuk Program Pemerintah

OKEBUNG|
Pengalihan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) akan menyediakan ruang fiskal sebesar Rp120 triliun. Dana ini akan digunakan untuk pemerintahan baru dengan ruang yang lebih lapang untuk program-program sesuai mandat presiden dan program produktif.

“Kebijakan ini akan (memicu) untuk melakukan diversifikasi energi. Kebijakan energi alternatif akan jalan,” ucap Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro saat rapat koordinasi (rakor) di Kemenko Perekonomian.

Bambang menambahkan bahwa nantinya akan menyusul energi yang lebih baik. Menurutnya,ini merupakan sinyal yang baik.

“Apakah itu gas,nantinya bisa lebih ekonomis. 2015 beban subsidi tidak stabil, anggaran sekian melompat sekian, jadi harus jadi pengalihan subsidi,” tambah Bambang.

Bambang juga mengatakan bahwa pemerintah akan mengambil keputusan mengenai harga minyak. Keputusan itu dilihat berdasarkan tren yaang ada.

“Tren itu diperhatikan, tren menurun, mengambil rata-rata setahun premiun di kisaran Rp10 ribu, kalau premium dalam setahun lebih dari Rp3500 per liter,” ucap Bambang.

Ditambahkan oleh Bambang bahwa yang perlu dipahami adalah harga internasional, baik itu ICP atau MPOCS.(okz/net)
Foto :ilustrasi\

News Feed