oleh

Bawaslu Sumut Mencatat 98 Kasus Pelanggaran Selama Pilpres 2014

MEDAN -OKB|
Selama pemilihan presiden 2014 lalu,Badan Pengawas Pemilu Sumatera Utara (Bawaslu Sumut)mencatat,sebanyak 98 dugaan kasus pelanggaran Pemilu

Di antaranya, sebanyak 85 temuan masuk kategori Pelanggaran Administrasi dan 13 lainnya dugaan Pelanggaran Kategori Pidana Pemilu.

“Data yang sudah kita terima sampai hari ini, tercatat sebanyak 98 kasus pelanggaran pemilu,” kata Pimpinan Bawaslu Sumut Herdi Munthe di Medan, Rabu (16/07/2014)

Dikatakannya, pelanggaran itu terbagi dalam tiga tahapan di antaranya masa kampanye 59 dugaan Pelanggaran dengan rincian 55 kategori Pelanggaran Administrasi dan 4 pidana.

Sementara di masa tenang terdapat sebanyak 25 kasus dengan perincian 24 Pelanggaran Administrasi dan 1 Pelanggaran Pidana. Sedangkan di hari H pemungutan suara pilpres 9 Juli, Bawaslu menerima 14 laporan kasus dugaan pelanggaran dengan rincian 6 Pelanggaran Administrasi dan 8 dugaan Pidana.

“Tiga kasus pidana di Medan sudah dilimpahkan ke Polresta Medan tadi malam, setelah gelar kasus bersama Sentra Gakkumdu,” jelasnya.

Terkait dugaan Pelanggarana Administrasi, Panwaslu Kabupaten/Kota telah mengeluarkan rekomendasi kepada KPU untuk ditindaklanjuti. Salah satunya saat hari pemungutan dan penghitungan suara 9 Juli lalu, ditemukan surat suara rusak karena basah dan juga terdapat kekurangan di beberapa tempat pemungutan suara (TPS).(Zani/Net)

Foto :Logo Bawaslu Sumut/Net/

News Feed