oleh

Bawa Narkoba Dalam Sepatu,WN Thailand Dituntut 16 Tahun Penjara

MEDAN-
Tipan Pruksa, wanita asal Negara Thailand yang ketangkap membawa narkoba disimpan dalam sol sepatu seberat 198,58 gram dan sebelah kiri seberat, 188,58 gram yang ditangkap di KNIA oleh petugas Bea Cukai Tipe Madya Pabean B Medan bersama petugas Polda Sumut,dituntut 16 tahun penjara denda Rp 1 Miliar dan subsidair 3 bulan kurungan dan dituntut dengan pasal 113 ayat 2 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Demikian dikatakan JPU,Nilma dalam persidangan digelar di ruang Cakra IV Pengadilan Negeri Medan dengan agenda tuntutan.

“Terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan menguasai dan memiliki narkotika golongan I bukan tanaman dan meminta kepada majelis hakim untuk menjatuhkan pidana penjara selama 16 tahun,” jelas Jaksa.

Mendengar tuntutan tersebut, Tipan terlihat terkejut dan kemudian majelis hakim menyuruh penterjemah untuk memberitahukannya.
“Kamu beritahukan kepadanya (Tipan) kalau dia dituntut 16 tahun,” terang majelis hakim yang diketuai oleh, Hiras Sihombing,SH, kepada penterjemah.

Usai mendengarkaan tuntutan dari JPU, majelis hakim pun menunda persidangan minggu depan dengan agenda pembelaan.

Usai persidangan, Tipan tak mau berkomentar sedikitpun sambil berjalan digiring menuju ruang tahanan sementara. Dan sesampainya di dalam tahanan terlihat Tipan menangis dan teman-teman lain yang berada didalam tahanan langsung memeluknya. Terlihat eksepresi tahanan wanita yang lain menjadi sedih melihat Tipan yang menangis sambil memeluk tahanan wanita lain yang berusaha menenangkannya.

Sebelumnya, Tipan Pruksa, wanita asal Negara Thiland yang membawa narkoba yang berada didalam sol sepatu kanan dibungkus plastik warna biru seberat 198,58 gram dan sebelah kiri seberat, 188,58 gram yang ditangkap di KNIA oleh petugas Bea Cukai Tipe Madya Pabean B Medan bersama petugas Polda Sumut.

Tersangka bernama Tipan Pruksa (27), warga Dob Bangkok, Thailand ini menyimpan barang haram itu di kemaluannya. Penangkapan dilakukan setelah tersangka tiba di Bandara Kualanamu, Kabupaten Deliserdang pada Rabu (14/5). Tersangka tiba menggunakan Air Asia nomor penerbangan QZ 123 dari Kuala Lumpur – Medan, sekitar pukul 14.00 WIB. Berdasarkan profiling terhadap para penumpang yang turun, Customs Narkotic Team (CNT) mencurigai gerak-gerik tersangka.

Dari pemeriksaan itu, berhasil ditemukan barang berbentuk kristal bening dilapisi kondom yang dimasukkan ke dalam kemaluannya. Benda serupa juga ditemukan di dalam sol sepatu yang dikenakannya.

Hasil pemeriksaan laboratorium diketahui benda berbentuk kristal tersebut positif narkotika golongan 1, Methamphetamine dengan berat kotor seberat 579,6 gram. Di pasaran, barang tersebut nilainya Rp 1,1 miliar lebih.

Tersangka kemudian diciduk petugas.  Untuk kepentingan proses hukum selanjutnya, tersangka berikut barang bukti diserahkan BC ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut. Waktu di rumah sakit pelaku sempat pergi ke kamar mandi, namun diikuti oleh perawat. Saat sampai di kamar mandi, ternyata pelaku masih menyimpan paketan sabu di kemaluannya menggunakan kondom yang disimpan sedalam 10 cm.

Dari temuan tersebut petugas kemudian meyakin bahwa tersangka merupakan kurir sabu dengan jaringan internasional. (Bay)
Foto:ilustrassi\

News Feed