oleh

Bawa 354 Kg Ganja,5 Mahasiswa Diringkus Polresta Medan

OKEBUNG |
Kedapatan membawa 354 kg ganja kering asal Aceh,lima orang mahasiswa diringkus petugas Sat Res Narkoba Polresta Medan di Stasiun Bus PMTOH Jalan Amal Sunggal.

Akibatnya,kelima mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) berinisial SD (19), ASW (21), JF (20), KA (20) dan SR (20) warga Jalan Kelambir V, Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut)ini pun harus mengisi hari-harinya dibalik jeruji sel.

Selain meringkus kelimanya,petugas polisi juga mengamankan seorang pemodal ganja tersebut berinisial RT (49) warga Jalan Tanjung Anom dan seorang supir berinisial YI (32) warga Aceh Pidie.

Polisi memgamankan barang bukti  11 kotak berisi 350 kg ganja kering , 30 buah panci stainless, 1 unit bus PMTOH BL 7839 A dan 1 unit mobil pick up Mitsubishi BL 8167 B.

Kapolresta Medan Kombes Pol Nico Afinta Karokaro didampingi Kasatresnarkoba Kompol Dony Alexander di Mapolresta Medan, Jalan M Said, Medan Rabu (10/12/2014) menjelaskan, penangkapan berawal adanya informasi masyarakat akan adanya pengiriman ganja yang akan diedarkan di kampus di Medan.Berbekal informasi itu selanjutnya
Polisi melakukan penyelidikan hingga berhasil meringkus RT dan YI di Loket Bus PMTOH, Jalan Amal, Medan.

“Pengakuannya, pelaku mendapatkan barang tersebut dari seseorang berinisial U warga asal Blang Kejeren. Setelah sampai di Medan, ganja kering itu akan disebarkan ke kampus-kampus di Medan dengan harga relatif murah. Para pelaku ini telah setahun menjalankan bisnis haramnya ini,” ungkapnya.

Dari kedua pelaku, polisi lalu melakukan pengembangan dan mengamankan SD, ASW, KA, SR dan JF di Jalan Kelambir V, Sunggal bersama barang bukti 350 kg ganja dan mobil pick up Mitsubishi BL 8167 B.

“Dari pengakuannya, mereka yang membawa ganja itu dan mengantarkannya ke Jalan Amal. Saat ini kita masih melakukan pengejaran terhadap U yang diketahui sebagai pemasok ganja itu,” ungkapnya.

Dijelaskannya, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan kampus-kampus di Medan agar narkoba tidak masuk ke kampus.

“Atas perbuatannya,para pelaku dikenakan Pasal 115 ayat (2) subs pasal 114 ayat (2) subs pasal 111 ayat (2) jo pasal 132 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” tegasnya. (Zan)
 

Foto:ist/

News Feed