oleh

Bawa 2,5 Ons Sabu dari Kampung Kubur,Feri Terjaring Razia Petugas Gabungan

OKEBUNG|
Naas bagi Feri Chandra Saragih (30) Warga Dolok Masihul Kab Serdang Bedagai,Prov Sumut ini.Pasalnya,ia harus mendekam dibalik jeruji sel kantor polisi lantaran kedapatan membawa 2,5 ons sabu saat tim gabungan Polda Sumut dan Polsek Medan Kota menggelar razia di Jalan SM Raja Medan,Tepatnya depan Makam Pahlawan,Selasa (23/09/2014) sekira pukul 09.00 WIB.

Informasi diperoleh okebung.com menyebutkan,pagi itu seluruh jajaran Polda Sumut menggelar razia semua kendaraan guna mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan jalanan.Saat itu Feri melintas di Jalan SM Raja hendak menuju Dolok Masihul distop razia gabungan petugas Polda Sumut dan Polsek Medan Kota.

Saat digeledah,petugas menemukan 2,5 ons sabu didalam saku celananya.
Sementara pengakuan Feri awalnya selama dirinya menginap disalah satu wisma yang terletak di Jalan HM Joni Kecamatan Medan Kota, tiba-tiba Feri dihubungi melalui telephon seluler oleh Wahyu Tanjung untuk menjumpai Salman warga Aceh yang berada di Kampung Kubur untuk membawa sabu-sabu seberat 2,5 Ons ke Dolok Masihul.

Dan pagi harinya Feri langsung mendatangi Kampung Kubur dan menjumpai Salman.Setelah dirinya berbincang dengan Salman dan mengajaknya ke Dolok Masihul atas perintah Wahyu Tanjung ternyata Salman menolak dan tidak ingin ikut ke tempat tersebut, Namun Salman memberikan sabu-sabu tersebut kepada Feri dan langsung meninggalkannya.

“Pas aku di wisma ditelpon kawan untuk ketemu di Kampung Kubur,namun pas ketemu esok harinya aku disuruh bawa sabu bang,pas dalam perjalanan aku distop polisi lagi razia,sial kali aku bang,polisi menemukan sabu iitu,”akunya seraya menyesali.

Sementara itu Wadir Ditres Narkoba Polda Sumut, AKBP Yustan Alfani yang dikonfirmasi wartawan membenarkan penangkapan tersebut

“Benar kita amankan warga Dolok Masihul bawa sabu saat digelar razia,”ujarnya seraya mengatakan bahwa kasus tersebut masih dalam pengembangan pihak kepolisian.

Hal senada juga disampaikan Kabid Humas Polda Sumut,AKBP Helfi Assegaf mengatakan Ditresnarkoba Polda Sumut masih mengembangkan jaringan kurir sabu tersebut.

“Saya sudah koordinasi dengan Ditres Narkoba, untuk tangkapan sewaktu raza gabungan tadi masih terus dikembangkan pihak kepolisian untuk dikembangkan agar bisa meringkus jaringannya,”tegasnya. (el)
Foto:Ilustrasi/

News Feed