oleh

Batu Cincin Berlapaz Tulisan Allah Keluar Dari Hewan Qurban

OKEBUNG|
Sejumlah warga Jalan Pertahanan, Patumbak II Gang. Adhi Karya,Dusun III Kab. Deli Serdang,Prov Sumatera Utara mendadak heboh. Pasalnya, cincin berlapaz tulisan Allah ditemukan di otak kepala lembu ketika melaksanakan pemotongan hewan Qurban, Minggu(05/10/2014)sekira pukul 11.30 WIB.

Data yang diperoleh okebung.com menyebutkan, dalam melaksanakan hari Raya Idul Adha, pihak keluarga Junaedi Saragih alias Jon Belanda (52) mengadakan Qurban Lembu.

Untuk itu, keluarganya pun mengundang warga sekitar dan pemuka agama untuk melakukan pemotongan qurban. Sekitar pukul 11.30 WIB pemotongan Qurban pun dilaksanakan, beberapa warga melakukan kegiatan mulai pemotongan hingga penyincangan.

Sugeng (29)warga yang turut dalam pemotongan hewan Qurban mendapatkan bagian kepala lembu untuk dicincang. Beberapa menit membersihkan kepala Lembu, lajang tersebut terkejut ketika hendak membelah kepala lembu tersebut, tiba-tiba dari dalam otak belakang Lembu itu melompat batu cincin, melihat itu, Sugeng pun penasaran dan mengambilnya, setelah membersihkannya, dia melihat batu tersebut bertuliskan Lafaz Allah.

Selanjutnya, dia mengabari kepada warga yang berada di sekitar lokasi. Sontak, warga yang mendengar dan melihat , langsung meramaikan rumah bernomor 11 milik Junaedi Saragih.

Sugeng menceritakan bahwa temuan itu terjadi ketika dia hendak memotong-motong kepala Lembu untuk dipisahkan ke dalam plastik. Namun, tiba-tiba batu tersebut keluar dari dalam otak belakang dan diapun mengambilnya langsung memberitaukan kepada warga dan pemilik rumah.

” Akupun terkejut, karena ku kira bagian dalam kepala lembunya, rupanya batu cincin yang keluar. Sebelumnya, aku tidak lihat apa-apa,”bebernya di lokasi kepada wartawan.

Lanjutnya, dalam pemotongan, kami tidak mengalami perlawanan dari Lembu itu, karena biasa saja. Namun, setelah batunya keluar, barulah kami semua terkejut.

” Sebelumnya, aku tidak ada firasat apa-apa bang, karena baru sekali ini aku ikut motong hewan Qurban. Semoga ini kebaikanla samaku,”tuturnya.

Sementara itu, Junaedi Saragih alias Jon Belanda selaku pemilik rumah mengatakan bahwa keluarganya melakukan Qurban untuk menyambut hari raya Idul Adha dan sama sekali tidak mengetahui hal tersebut.

” Kami juga tidak tahu tentang batu cincin itu, sebab, hewan Qurban kami beli dari orang bukan kami pelihara. Kami beli dengan harga Rp14,5 juta kalau beratnya sekitar 100 kg. Kami lakukan pemotongan Qurban dan membagi-bagikannya kepada warga.

Dengan penemuan ini, kami harap rejeki keluarga kami bertambah bagus dan sehat-sehat,”ucap Wiraswasta itu.

Dikatakannya, setelah ditemukan, kami sempat tidak percaya kalau ada tertulis lafaz Allah. Kemudian kami memanggil ustad untuk memastikannya, dan memang benar. Kemudian, kami bersihkan dan buat di kotak.

” Hewan Qurbannya kami beli di Pasar I, Patumbak dan mereka yang mengantar Qurban itu kemari. Mudah-mudahan ini rejeki karena berketepatan hari raya Idul Adha. Kami akan berkonsultasi dengan Ustad, kalau memang batu ini adalah rejeki dan dapat menyembuhkan orang, kami akan ikhlas bila ada orang yang mau disembuhkan dengan gratis,”tuturnya didampingi istrinya,Mariyani alias Nining.

Namun, sebelumnya, Mariyani alias Nining (49) menambahkan bahwa dia pernah bermimpi didatangi oleh Datuk(Ompu) berpakaian adat Simalungun dan adat Melayu. Mereka datang berpakaian kuning. Tidak ada memberikan petunjuk atau arahan.

Kemudian aku terbangun dan menanyakan mimpi ku itu kepada orang pintar, lalu mereka menanyakan apakah aku ada hajatan? Aku pun menceritakannya bahwa aku mau memotong lembu Qurban pada hari raya. Mendengar itu, dia pun menyarankanku untuk membeli kain kuning sepanjang 3 meter dan memakaikannya kepada lembu itu.

” Mungkin itu opungnya suamiku dari Simalungun. Setelah kubeli, aku pasangkan kain itu ke Lembunya dan langsung diqurban. Nah, tanpa sengaja, ketemula batu cincin itu,”tuturnya.

Sementara itu,Kepala Desa, Patumbak II, Saptono menambahkan bahwa dengan penemuan ini , mudah-mudahan warganya semakin murah rejeki.

” Saya juga heran, namun, kita ambil positipnya saja. Semoga Pak Junaedi dan keluarga mendapat rejeki karena telah berqurban, apalagi mereka menemukan batu cincin itu. Ini baru pertama kali terjadi di wilayah ini dan kita harap membawa hal yang positip,”tandasnya. (Jtk)

Foto:batu cincin berlapaz tulisan Allah\ilustrasi

News Feed