oleh

Banyu Biru Akhirnya Mundur dari Anggota BIN

OKEBUNG|
Akhirnya Banyu Biru secara resmi mundurnya dari anggota Badan Intelijen Negara (BIN). Keputusan itu diambil Banyu Biru karena mendapat kritikan masyarakat atas tindakannya mengunggah SK pengangkatannya di media sosial.

Sang ayah yang juga politikus PDI Perjuangan (PDIP) Eros Djarot mengatakan, sebagai public figure, Banyu memilih berdiam diri atau nyepi dengan keputusannya tersebut.”Dia pilih nyepi. Nanti saling tuding dan segala,” kata Eros kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (03/02/2016).)sebagaimana dilansir okezone.com.

Menurutnya, anaknya itu telah dikerjai oleh orang yang menyebarkan gambar SK yang diunggahnya ke Path hingga jadi pemberitaan di berbagai media. Meski begitu, keputusan mundur menurutnya adalah sebuah konsekuensi

Keputusan mundur Banyu dianggapnya sudah tepat karena wujud dari sikap ksatria. Untuk itu, dia menganggap tak perlu lagi ada persidangan yang malah akan membuat polemik itu berlarut-larut.

“Ini etika dasar di ranah para pemain di negeri ini. Kalau memang begitu ya mundur dong. Jangan nunggu sidang berlarut baru mundur. Biasakan gini dan buat Banyu sendiri juga bagus lah. Sehingga ke depannya akan lebih bagus,” tutupnya.

Sementara itu akibat aksi pamer SK pengangkatan Banyu Biru ke media sosial, membuat Badan Intelijen Negara (BIN) dalam sorotan. Bahkan, sistem perekrutan lembaga yang dikepalai Sutiyoso itu dikritik oleh Komisi I DPR RI.

Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto lantas mewanti-wanti kepada seluruh anggota BIN untuk tidak melakukan hal tak lazim ke depannya. Mengingat, BIN harus bekerja secara sangat rahasia.

“Saya harap ke depan hal-hal tidak lazim jangan sampai bocor. Sehingga ke depan saya harap, BIN dan Pemerintah harus hati-hati agar yang sangat rahasia jangan sampai dibocorkan,” kata Agus di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Menurutnya, Banyu Biru sudah menunjukkan itikad tak baik dengan menyebarkan surat resmi yang dikeluarkan oleh BIN. “Kalau ada itikad sendiri membocorkan, berarti itu juga sangat tidak baik,” tegasnya.

Diketahui, akhirnya Banyu Biru menyatakan mundur dari tugas yang baru beberapa saat diembannya itu. Hal itu disampaikan oleh ayahnya langsung, Eros Djarot saat dihubungi wartawan.

“Terhitung tadi malam sudah (mundur), kemarin sudah dikirim (suratnya),” ungkap Eros yang menyebut surat itu diterima oleh Kepala BIN Sutiyoso.

Ia menambahkan, keputusan itu sebenarnya sudah diambil sejak Minggu, 31 Januari 2016. Namun, masih banyak yang menahan Banyu untuk terlebih dulu menahan diri.

Terpisah,Kepala BIN Sutiyoso akan mengevaluasi anak dari Sutradara kondang Eros Djarot tersebut.”Yang menunjuk ya saya kan, bisa saja keliru kan karena itu dievaluasi. Kita evaluasi dan nanti lihat saja keputusannya,” ujar Sutiyoso di Kompleks Istana Presiden, Jakarta.

Sutiyoso juga mengapresiasi masyarakat atas laporan kelakuan Banyu Biru yang dengan sengaja memamerkan SK pengangkatan sebagai anggota BIN di jejaring media sosial. “Ini kan masukan yang bagus, kita lebih cepat tahu orang ini tidak cocok dengan tugas-tugas di intelijen,” katanya.

Saat disinggung lebih jauh apakah pengangkatannya akan dianulir, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut enggan untuk mengatakannya lebih dalam. “Kira-kira kalian sudah tahu keputusan saya apa,” pungkasnya. (Red)

Foto :KaBIN/ Dok.Net

News Feed