oleh

Bankir Inggris di Hongkong Habisi Nyawa WNI

OKEBUNG|
Rurik George Caton Jutting, seorang bankir Inggris, hadir di Pengadilan Hong Kong, Senin (03/11/2014). Pria 29 tahun itu ditangkap setelah polisi menemukan dua jasad korban di apartemen mewahnya, Wan Chai, di distrik pusat kota yang dikenal akan kehidupan malam.

Dalam akun Linkedin atas nama Jutting menunjukkan bahwa ia bekerja sebagai trader di Bank of America Merrill Lynch di Hong Kong sejak Juli 2013. Sebelumnya, ia bekerja di departemen yang sama, tetapi di London.

Korban pertama yang ditemukan dalam koper setelah dibunuh pada 27 Oktober. Sementara temannya tergeletak di dalam apartemen dengan luka cekikan pada 1 November 2014.

Keduanya bekerja sebagai pekerja seks komersial (PSK). Salah satunya berasal dari Indonesia, Sumarti Ningsih, yang berusia 25 tahun. Menurut koran South China Morning Pos, seperti dilansir Reuters, Senin (03/11/2014).

Juru bicara Bank of America, Merrill Lynch, tidak menyebutkan sejak kapan Jutting mundur dari pekerjaannya. Kejadian ini mengejutkan warga Hong Kong, negara yang terkenal dengan tingkat pembunuhan yang rendah.(okz\net)
Foto:ilustrasi\

News Feed