oleh

Balon Gas Meledak,3 Orang Mengalami Luka Bakar

OKEBUNG|
Ditengah aktifitas padat masyarakat dan pengunjung di kawasan Jalan M.T Haryono, Kec. Medan Kota, tepatnya sekitar Plaza Olympia,mendadak heboh dan terkejut saat mendengar suara ledakan besar hingga membuat salah satu kaca di lantai II gedung Plaza Olympia pecah, Jum’at (22/05/2015) sekira pukul 13.30 WIB.

Akibatnya, seluruh pengunjung mall panik dan. Langsung berhamburan keluar gedung sambil menjerit histeris. Usut punya usut, ternyata ledakan tersebut berasal dari proyek pembangunan Sentra Grosir Medan, Ibis Hotel yang terletak di Jalan M.T Haryono No. 99, Kec. Medan Kota, yang hanya berjarak 100 meter dari gedung Olympia.

“Gedung runtuh, gedung runtuh….! Oalah, rupanya ledakannya dari proyek pembangunan gedung Ibis Hotel itu bang,” terang pengunjung Olympia.

Saat wartawan ini menyambangi proyek Ibis Hotel tersebut, terlihat 3 orang yang masing-masing diketahui bernama Edward (23) warga Jalan Jafaris, Hendra (20) Jalan Cemara Hijau, Desa Sampali, Kec. Percut Sei Tuan, juga Arifin (40) Jalan M.T Haryono, tampak panik dan berhamburan keluar dari dalam proyek pengerjaan bangunan proyek Sentra Grosir Medan, Ibis Hotel.

Dalam kondisi amburadul dan acak-acakan dengan penuh luka bakar disekujur tubuh, ketiganya keluar dari dalam proyek pembangunan tersebut dan masuk kedalam kantor pemasaran dengan bingung hendak ke rumah sakit.

Hingga akhirnya, dengan menggunakan mobil Mitsubishi Pajero Sport BK 600 EW warna silver ketiganya dibawa ke RSU Deli yang terletak di Jalan Merbabu, Kec. Medan Kota.

“Kami gak tau persis bang siapa mereka bertiga, karena mereka bukan orang pekerja proyek. Tadi ceritanya mereka lagi ngisi balon gas yang besar berbentuk kotak, nah tiba-tiba meledak bang. Gak tau masalahnya kenapa, mungkin kelebihan gas atau faktor apa, kita pun belum bisa pastikan bang,” ujar pak Suryono pekerja proyek tersebut.

Sementara itu di RSU Deli, tampak ketiganya dirawat di ruang ICU lantai II. Seluruh keluarga korban mondar-mandir sibuk dicampur histeris isak tangis dari masing-masing keluarga. Bahkan, ada yang sempat meninju tembok lobby depan ruang ICU tempat ketiganya dirawat.

Namun, ketika diwawancarai seluruh keluarga korban enggan berkomentar.

“Gak ada apa-apa kok, kami kesini mau besuk saja. Udah yaa, maaf,” ucap wanita berambut panjang bersama keluarganya.

Lain hal, pihak keluarga dari Arifin melarang wartawan untuk meliput peristiwa tersebut.

“Jangan sampai naik ya bang besok kulihat koran semua, karena kita sama-sama wartawan,” ucap keluarga Arifin yang enggan memberikan identitasnya.

Tak berapa lama, beberapa personil petugas kepolisian Polsek Medan Kota, mendatangi RSU Deli untuk mengambil data ketiga korban ledakan tersebut. Namun, seakan tak dianggap oleh pihak keluarga, kedatangan petugas mentah-mentah dianggap seperti tidak ada.

“Kami bukan keluarga mereka, kami gak tau dan kami pun baru sampai pak,” kilah pria paruh baya yang merupakan keluarga Hendra.

Hingga berita ini diturunkan, tampak ketiga korban masih menjalani perawatan akibat luka bakar yang parah dialami oleh Hendra, Edward juga Arifin.(roz)

News Feed