oleh

Asyik Ngelem,13 Pemuda Diamankan Patroli Garnisun

OKEBUNG|
Asyik ngelem dimalam mingguan ,sebanyak13 pemuda di Makassar ,Provinsi Sulawesi Selatan, diamankan ke mobil patroli Garnisun, Minggu (03/05/2015), sekitar pukul 02.30 WITA,dinihari.

Penangkapan dipimpin Komandan Batalyon 700/Raider, Letkol TNI (Inf) Sapto Irianto, bersama 18 orang personel anggota Yonif 700/Raider serta anggota Banteng Komando Koramil 1408 -11/Biringkanaya bermula saat Garnisun melakukan patroli guna mengantisipasi aksi kejahatan.Dan saat melintas dikawasan penggerebekan ,patroli melihat sekumpulan pemuda mencurigakan.

“Melihat gelagat mencurigakan, selanjutnya lokasi itu digerebek dan berhasil mengamankan 13 pemuda diduga sedang mengkomsumsi obat-obatan terlarang, sesuai petunjuk barang bukti ditemukan di lokasi penggerebekan di BTN Pepabri Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, Makassar,”ujar Dandim 1408/BS Makasar,Letkol (Arh),Deni Sukwara.

Dandim 1408/BS Makassar, Letkol (Arh) Deni Sukwara menjelaskan, barang bukti yang diamankan berupa obat-obatan yang masuk daftar “G”, masing-masing obat-obatan sejenis tramadol sebanyak 150 buah, obat-obatan sejenis THD sebanyak 1.000 buah dan tiga kaleng lem habis digunakan serta, 1.700 plastik cetik.

Awalnya, tim patroli garnisum ini melaksanakan patroli di wilayah Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya, guna untuk mengantisipasi aksi geng motor yang kerap terjadi. Saat melintas masuk di BTN Pepabri, terlihat banyak orang sedang berkumpul duduk di pinggir jalan.

“Saat didatangi, orang-orang ini langsung lari berhamburan sehingga, mereka pun dikejar. 13 di antaranya berhasil ditangkap. Selanjutnya dilakukan penggeledahan dan menemukan banyak barang bukti obat-obatan tersebut,” kata Deni.

Selanjutnya, tim patroli mengejar penjual obat-obatan tersebut, berdasarkan petunjuk pemuda yang berhasil diamankan ini. Sekitar pukul 02.40 Wita, Nurhayati, penjual obat-obatan itu diciduk dari rumahnya dan ikutan digiring bersama para pemuda ini ke ke Kantor Koramil 1408- 11/ Biringkanaya.

“Para pemuda ini rata-rata usianya 20 hingga 25 tahun. Ada yang masih berstatus pelajar, ada pula yang pengangguran. Kini mereka sudah diserahkan ke Polsek Biringkanaya termasuk ribuan biji obat-obatan yang disita guna dijadikan barang bukti,” tutup Dandim 1408/BS Makassar ini.(okz\admin)

Foto|Ilustrasi\

News Feed