oleh

Aniaya PHL Kebersihan PLN Bapak dan Anak Dilaporkan ke Polisi

OKEBUNG|
Dengan wajah memar dan penuh luka, Hamdani alias Dani (29) warga Jalan Sri Gunting Gangg Bersama, Desa Sunggal Kanan, Kec.Sunggal,Kab Deliserdang,Prov Sumatera Utara bersama dengan dua rekannya Ari (29) warga Asam Kumbang dan Adil (28) warga Pasar I, Asam Kumbang, mendatangi Mapolsek Sunggal, Jum’at (13/03/2015)sekira pukul 12.00 WIB, membuat laporan penganiayaan yang dialami oleh Dani.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di Mapolsek Sunggal, siang itu sekira pukul 11.00 WIB, Dani yang bekerja sebagai Pegawai Harian Lepas (PHL) kebersihan PLN, bersama dua rekannya sedang melaksanakan pembersihan ranting – ranting pohon yang mengenai kabel kabel PLN yang berada di pinggir Jalan Bunga Raya, Kel. Asam Kumbang, Kec. Medan Sunggal.

Ditengah – tengah aktifitas mereka, MS (60) warga sekitar yang tak jauh dari lokasi mereka membersihkan ranting – ranting pohon, memanggil Dani bersama kawan – kawannya dan menyuruh untuk membersihkan ranting pohon yang mengenai pagar rumahnya. Merasa bukan pekerjaan dan kewajiban mereka, Dani pun tak menggubris dan melanjutkan pekerjaan mereka.

Merasa tak dihargai, MS pun mendatangi Dani dan memaki – makinya. Tak sor, Dani pun melawan MS hingga akhirnya cekcok mulut keduanya tak dapat dihindari. Tiba – tiba, MS yang saat itu memegang kunci sepeda motor langsung menyucuk lehernya hingga memerah. Tak terima, Dani pun mendorongnya sambil mencekik leher MS.

Tak terima, MS pun memanggil anaknya SS (40) yang saat itu duduk di teras rumahnya. Masih cekcok, SS yang tak sor melihat ayahnya ribut dengan Dani langsung menghujamkan pukulan ke wajahnya dengan menggunakan tangan kanannya yang mengenakan batu cincin besar disalah satu jarinya. Akibatnya, wajah Dani berlumuran darah akibat pukulan yang dilayangkan oleh SS.

Melihat rekannya di aniaya, Ari dan Adil pun memisah keduanya. Meski telah di pisah, MS dengan memegang tongkat kayu menghujamkan pukulan ke bagian perutnya hingga berbekas. Tak terima dengan perbuatan ayah dan anak ini, Dani pun mendatangi Mapolsek Sunggal dan selanjutnya di arahkan petugas kepolisian ke RS. Bina Kasih, untuk melakukan visum dan kembali lagi membuat laporan resmi terkait aksi penganiayaan tersebut.

“Aku tadi bang lagi kerja, tiba tiba bapak itu datang sama kami dan meminta kami membersihkan ranting pohon yang mengenai pagar rumahnya. Karena ku rasa itu bukan pekerjaan ku, ya aku gak mau kerjakan lah bang. Dia gak sor, di datanginya aku lalu di cucuknya leher ku pake kunci. Ku dorong lah dia sambil ku cekek lehernya, dipanggilnya anaknya. Dibilangnya ‘inilah imbangmu ya’ lalu waktu kami cekcok di pukuli anaknya aku pake tangan kanannya yang ad batu cincinnya besar kali bang. Koyak – koyak mukak ku ini bang,” terang Dani.

Ketika dilokasi, warga sekitar membenarkan peristiwa tersebut dan mengaku aksi ayah dan anak tersebut sangat anarkis dan tidak patut dipuji.
“Memang tadi disini nak mereka ribut – ribut. Salah juga si MS itu, ngapai pulak marah – marah dan main pukul gitu. Udah jelas – jelas mau minta tolong, malah kasar pulak itu,” terang warga sekitar.

Namun, saat awak media ini menyambangi rumah pelaku. Tampak sepi seperti tak berpenghuni.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Adhi Putranto Utomo, ketika dikonfirmasi mengatakan sudah menerima laporan korban dan sedang di proses.

“Laporannya sudah kita terima, dan sedang diproses,” sebutnya.[roz]

News Feed