oleh

Anggota Koramil 04/Ckr Kodim 0503/JB Hadiri Giat Temu Tokoh Lintas Agama Rawa Buaya

Jakarta – Komandan Koramil (Danramil) 04/Ckr Kodim 0503/JB, Kapten Inf Sudarsono yang di wakili Babinsa Serka Lasno, hadiri giat Pembukaan Temu Tokoh Lintas Agama, dalam rangka kegiatan Sosialisasi Kampung Kerukunan Kel.Rawa Buaya di Aula Lt. 2 Kantor Kel. Rawa Buaya, Jln. Bojong Raya, RT. 05/04, Kel Rawa Buaya, Kec. Cengkareng, Jakarta Barat, pukul 09.00 Wib, Selasa (19/11)

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kel. Rawa Buaya melaksanakan kegiatan Temu Tokoh Lintas Agama dengan tema “Menjaga Keberlangsungan Kampung Kerukunan” Melestarikan Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama khususnya di Kel. Rawa Buaya ini.

Giat yang di hadiri oleh, Perwakilan Polres Metro Jakarta Barat, Iptu Tunari, Ketua FKUB Bapak H. Badri Usman,
Bapak Lurah Syafwan Busti, Bapak Ustad H Saman, Pendeta Muliya, Babinkantipmas, Apitu Suhartopo dan Babinsa
serk Lasno yang mewakili Danramil 04/Ckr, Kapten Inf Sudarsono serta para tamu undangan dari tokoh lintas Agama Kelurahan Rawa Buaya.

Dalam kesempatannya, Bapak H. Badri Usman menyampaikan, persoalan kehidupan beragama dan bermasyarakat, dewasa ini telah mengalami dinamika yang cukup menyita perhatian kita. Berbagai wilayah di tanah air, marak terjadi benturan dan konflik. terkait dengan hal tersebut, kita harapkan bersama jangan sampai terjadi di wilayah kita karena bukan tidak mungkin persoalan perbedaan pilihan politik, perbedaan keyakinan, perbedaan komunitas akan menjadi pemicu munculnya anarkisme dan konflik di tengah-tengah masyarakat.

“Mari terus kita jaga kebersamaan, keutuhan sesama anak bangsa. Segala ujaran negatif, perilaku dan sikap yang bisa menimbulkan luka bagi sesama saudara, mari kita hindari. Mari kita buang jauh-jauh sifat saling menebar benci, saling melempar fitnah keji, saling menyuburkan penyakit hati, dan saling melukai hati antar sesama anak negeri”, Ungkapnya

Lebih lanjut, Ia mengajak kepada seluruh elemen masyarakat baik dari Tokoh agama, Tokoh masyarakat bersama Pemerintah untuk menjadi perangkai, penjalin, dan perajut tenun kebangsaan yakni Bhinneka Tunggal Ika.

“Mari kita jaga kebersamaan yang terbina baik ini, semoga kedepannya kerukunan umat beragama tetap utuh selamanya”, himbau H. Badri Usman. Adapun giat diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta di lanjutkan dengan do’a bersama.

News Feed