oleh

Alibaba Ubah Peta Persaingan Perusahaan IT

OKEBUNG|
Dalam prospektus initial public offering (IPO) Alibaba di bursa efek New York, perusahaan ini hanya menyebut dua nama kompetitornya. Yakni Tencent dan Baidu, keduanya adalah perusahaan China.

Dengan kapitalisasi pasar diproyeksi sebesar USD160 miliar, berdasarkan kisaran harga tertinggi USD66 per saham, Aliababa akan menjadi perusahaan internet dengan nilai paling tinggi di China.

Dengan demikian, Alibaba juga akan menjadi perusahaan IT terbesar ketiga di dunia, setelah Google dan Facebook. Selain itu, perusahaan IT lainnya yang masuk enam terbesar di dunia antara lain Tencent, Amazon.com dan Baidu.

Hal tersebut membukttikan, masa depan industri internet sekarang berada di Amerika Serikat (AS) dan China, dua negara dengan perekonomian terbesar di dunia. Demikian dilansir dari CNBC, Sabtu (13/09/2014).

Dua negara tersebut sangat berbeda, dilihat dari sisi kultural. Dua negara ini juga dipisahkan oleh Samudera Pasifik.

Perkembangan industri internet di dua negara ini juga sangat berbeda. Perusahaan IT asal AS kesulitan menembus China. Google bahkan keluar dari China pada tahun 2010 akibat tak lulus sensor oleh Pemerintah China. Alhasil, lahirlah Baidu, mesin pencari buatan China.

Bahkan, e-commerce asal AS tak menyentuh China, dan Alibaba menjadi pemain dominan di pasar e-commerce China. “Sampai saat ini, pergerakan perusahaan e-commerce asing sangat terbatas di China,” kata Alibaba dalam prospektusnya. (Dtc)

Foto:Net/

News Feed