oleh

Akhirnya Penembak Dua Intel Kodim Aceh Berhasil Ditangkap Polisi

OKEBUNG
Setelah berminggu-minggu melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan yang menewaskan dua anggota Intel Kodim Aceh Utara,akhirnya petugas Polisi berhasil meringkkusnya.

Pria berinisial Zul alias TB itu diciduk di Gampong Limpok, Darussalam, Aceh Besar.

Kapolda Aceh Irjen Husein Hamidi mengatakan, pelaku ditangkap sekira pukul 02.30 WIB dini hari tadi. Dia diduga merupakan eksekutor yang menewaskan dua prajurit TNI Serda Indra Irawan dan Sertu Hendrianto.

“Saat ini sedang kita dalami apakah benar dia yang melakukan penembakan dua anggota kita (TNI). Ini sedang didalami. Tapi diduga dia yang melakukan (eksekusi),” katanya saat dikonfirmasi wartawan di Banda Aceh, Selasa (05/05/2015)dilansir okezone.com.

Menurutnya, pelaku bersama seorang temannya yang masih dalam pengejaran merupakan anggota kelompok bersenjata Din Minimi, yang selama ini masuk dalam daftar buronan polisi. Dia diduga kuat bagian dari 13 tersangka yang ditangkap beberapa waktu lalu.

Informasi diperoleh menyebutkan, TB ditangkap setelah terlibat kontak senjata dengan polisi yang mengejarnya. Mulanya para personel Polda Aceh dipimpin Kombes Erlin Tangjaya mengikuti dua pria bersenjata mulai dari Lamlhom, Aceh Besar hingga masuk ke Kota Banda Aceh sejak tadi malam.

Kemudian saat kedua pelaku diduga kelompok Din Minimi itu melintas di jalan pinggir kali yang tembus ke Jembatan Lamnyong, Banda Aceh, terjadi kontak tembak. Seorang di antara pelaku terkena tembakan, namun mereka berhasil melarikan diri ke arah Limpok.

Aparat kemudian melakukan pengepungan dan berhasil menangkap Zul alias TB yang bersembunyi di samping rumah warga. “Yang satunya lagi lari masuk ke semak-semak, saat ini masih dalam pengejaran,” sebut sumber di kepolisian.

Dari tangan Zul alias TB, polisi menyita sepucuk pistol jenis FN yang diduga milik anggota TNI yang diculik dan dibunuh kelompok bersenjata di Nisam, Aceh Utara pada 24 Maret 2015. Selain menyita senjata api, polisi juga mengamankan beberapa butir peluru, penutup wajah (sebo) dan seunit sepeda motor yang kini dijadikan barang bukti di Mapolda Aceh.(admin)

Foto |dok.net\ilustrasi

News Feed