oleh

8 Pintu Keluar Kota Bandung Dijaga Ketat Polisi & TNI

BANDUNG -OKB|
Delapan pintu keluar kota Bandung pada 18 Agustus 2014 nanti akan dijaga ketat oleh Polisi dan TNI.Penjagaan tersebut guna menggelar simulasi

Atas hal tersebut,Polrestabes kota Bandung sebelumnya meminta maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan pada Senin 18 Agustus 2014 nanti..
 
Kabag Ops Polrestabes Bandung, AKBP Diki Budiman, mengatakan, pihaknya akan melakukan simulasi kontijensi terkait putusan sengketa Pilpres 2014 Mahkamah Konstitusi (MK) pada 22 Agustus.

Diki menjelaskan, lima dari delapan titik tersebut adalah gerbang tol (GT), sementara tiga lainnya merupakan jalan umum. Delapan titik tersebut adalah GT Pasteur, GT Pasirkoja, GT Buah Batu, GT Kopo, GT Mohammad Toha, Bunderan Cibiru (perbatasan Kota Bandung-Kabupaten Bandung), Bunderan Cimindi (Kota Bandung-Kota Cimahi), dan Setiabudi Atas (perbatasan Kota Bandung-Kabupaten Bandung Barat).

Dia menegaskan tidak akan ada penutupan jalan, hanya penyekatan. Pihaknya juga tidak akan mengalihkan arus lalu lintas.

“Tidak akan penutupan, hanya penyekatan saja. Simulasi akan berlangsung pada pukul 11.00 WIB sampai 13.00 WIB atau dua jam,” jelasnya di Mapolrestabes Bandung,sebagaimana dikutip dari okezone.com.

Simulasi tersebut akan melibatkan 1.566 personel gabungan. Terdiri dari 1.096 personel dari Polrestabes Bandung, 400 personel dari TNI, 100 personel dari Dalmas Polda Jabar, 100 personel dari Brimob Polda Jabar, 30 personel dari Satpol PP Kota Bandung, dan 35 personel dari Dishub Kota Bandung.

Simulasi tersebut, lanjut dia, bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada seluruh personel yang terlibat dalam menghadapi kondisi tidak diinginkan atau ada massa dari Kota Bandung yang akan berangkat ke Jakarta.

“Misalnya, nanti anggota lalu lintas akan memeriksa kendaraan, anggota Reserse melakukan penggeledahan, dan anggota Intelijen melakukan penggalangan informasi dan deteksi dini,” terangnya.

Simulasi akan dipusatkan di GT Pasteur menghadirkan seluruh unsur muspida. “Sebelumnya nanti aka nada teleconference bersama Kapolda Jabar. Kami mohon maaf kepada masyarakat jika Senin perjalanannya terganggu,” tukasnya.(Net)

Foto:Net/

News Feed