oleh

8 Kali Bobol Rumah ,Mantan Residivis di Ringkus Polsek Delitua

OKEBUNG|
Sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya akan jatuh juga. Selihai-lihainya membobol rumah orang ,ujungnya ketangkap juga .Ungkapan ini pantas ditujukan kepada tiga pelaku spesialis pembobol rumah,yang salah satunya mantan residivis.

Pasalnya,ketiga tersangka spesialis pembongkar rumah yang pernah berhasil 8 kali membobol rumah ini berhasil diringkus petugas Unit Reskrim Polsek Delitua karena telah membongkar rumah milik pelapor Ragianto Sulaiman (49)warga Jalan Besar Delitua,Gang Gedek,Kel Delitua Selasa 12 Agustus 2014 sekira pukul 12.00 WIB.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian 1 unit Laptop dan 1 unit Play Station.

Menerima laporan korban, selanjutnya petugas Unit Reskrim Polsek Delitua dipimpin Kanit Reskrim,AKP Martualesi Sitepu,SH,MH langsung melakukan olah TKP sekaligus penyelidikan,hingga akhirnya polisi berhasil menangkap tersangka,Muhammad Zainuddin alias Izen (25) warga Jalan Medan Delitua ,Gang Satria,Desa Mekar Sari,Kec Delitua,pada Kamis (02/04/2015)sekira pukul 14.00 WiB di Jalan Delitua Simp Stasiun tepatnya di dalam angkot.

Menurut pengakuan tersangka yang akrab disebut Izen kepada petugas dirinya sudah berulang kali melakukan aksi pembongkaran rumah tersebut.

” Kalau dihitung sudah 8 kali pak saya membongkar rumah orang lain dan aksi perbuatan tersebut saya juga dibantu dengan dua rekan lainnya,”aku Izen.

Dari hasil pengembangan dan pengakuan tersangka Izen kemudian petugas berhasil menciduk tersangka Saddam Hussein Nasution alias Adam (24) seorang kuli bangunan warga Jalan Brigjen Katamso,Gang Rela,Kel Kampung Baru,Kec Medan Maimun dan Anto Ginting (43) warga Jalan Bayur,Lingk XIV,Kec Delitua.

Kapolsek Delitua,Kompol Anggoro Wicaksono,SH,SIK,MH didampingi Kanit Reskrim AKP Martualesi Sitepu saat memaparkan ketiga tersangka bersama barang bukti ,Senin (06/04/2015)sore mengatakan bahwa para tersangka tersebut berhasil diringkus atas adanya laporan korbannya di Polsek Delitua.

“Dari tiga tersangka tersebut,salah satu tersangka bernama Izen adalah mantan residivis dan para tersangka sudah 8 kali beraksi membongkar rumah,”ujar Anggoro,seraya menambahkan ketiga tersangka dikenakan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (Jek)

Foto |ist\

News Feed