oleh

7,5 Kg Ganja Asal Aceh Diamankan Polsek Helvetia

OKEBUNG|
Personel unit Lantas Polsek Helvetia mengamankan 7,5 kg ganja tak bertuan dari loket bus Kurnia, Jalan Pondok Kelapa, Kecamatan Medan Helvetia, Kamis (12/02/2015)sekira pukul 09.30 WIB.

Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Ronny Bonic didampingi Kasat Lantas Polresta Medan,Kompol Budi Hendrawan dilokasi mengatakan, penemuan ganja tersebut berawal ketika pihaknya mendapat informasi adanya temuan ganja tidak bertuan di dalam koper, dari penumpang bus yang dikemudikan Muhammad Ali dan dikerneki Fauzi tersebut.

“Ada beberapa penumpang bus yang curiga melihat tas koper berisi ganja. Sementara pemiliknya tidak ada,” ujar Ronny.

Dijelaskan Ronny, beberapa penumpang bus Kurnia tersebut,langsung melaporkan temuan ganja itu ke anggota Polsek Medan Helvetia yang sedang bertugas mengatur lalu lintas di Simpang Pondok Kelapa, Medan Helvetia.

“Dari laporan itu, kita langsung meluncur ke pool bus Kurnia,” terangnya sembari menambahkan setelah diperiksa, ganja tersebut sudah dipaketkan dan dimasukkan ke dalam tas koper.

Setelah memeriksa isi koper itu, polisi mendapati 7 bal ganja kering seberat 7,5 kg siap edar. Guna mencari pemilik ganja tersebut, kata Ronny, pihaknya memeriksa supir dan kernek serta 2 penumpang sebagai saksi.

“Kita masih periksa 4 orang saksi. Ada supir dan kernek serta 2 penumpang yang melaporkan ke polisi,” ujar Ronny menambahkan untuk mengetahui, apakah pemilik ganja itu turun di tengah jalan atau ikut tertangkap saat di Tanjung Pura.

Masih kata Ronny,pihaknya juga akan berkoordinas dengan kepolisian Tanjung Pura untuk melakukan pengembangan dan penyelidikan pemilik ganja itu.

“Masih dikembangkan. Kita masih koordinasi dengan kepolisian Tanjung Pura,” sebutnya.

Sementara itu,Kasat Lantas Polresta Medan, Kompol Budi Hendrawan mengatakan,penemuan ganja asal aceh tersebut bermula dari adanya laporan masyarakat yang diterima oleh anggotanya.

Mendapat laporan itu, personel Satlantas Polresta Medan yang tugas di Polsek Helvetia,Bripka AM Sihombing dan Aiptu Ahmad Bintang mendatangi loket Kurnia yang dimaksud.

“Saat kita tanya sama pihak loket Kurnia, ganja tersebut dibawa dari Aceh, disimpan di dalam satu tas berwarna hitam,” terang Budi (ad)

Foto |ist\

News Feed