oleh

4 Pengedar Narkoba Dibekuk Polda Riau,Ratusan Gram Sabu dan Ekstasi Disita

OKEBUNG|
Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Riau (Ditres Narkoba Polda) berhasil mengamankan empat pengedar sabu dan pil ekstasi dari lokasi terpisah. Tiga di antaranya laki-laki dan seorang wanita.Dari keempatnya, polisi berhasil menyita barang bukti ratusan gram sabu dan pil ekstasi bernilai ratusan juta rupiah.

Adapun keempat tersangka tersebut berinisial SF (37), warga asal Lhokseumawe, NSP (41), LJ (28) dan seorang wanita RA (29).

“Empat tersangka ini ditangkap di hari dan lokasi berbeda,salah seorang diantaranya jaringan pemasok narkoba dari Aceh, ” sebut Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Hermansyah didampingi Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo dan Kasubdit I AKBP Hasym, Jumat (30/10/2015), sebagaimana dikutip dari merdeka. com.

Dia menyebutkan penangkapan para tersangka berawal ketika petugas menerima nformasi adanya warga asal Aceh yang memasukkan sabu ke Pekanbaru.Informasi itu selanjutnya diselidiki,dan selanjutnya pihaknya langsung melakukan penangkapan, “ujar Hermansyah.

Hermansyah menyebutkan, SF dan NSP ditangkap pada 27 Oktober 2015. SF dibekuk saat berada di Jalan Soebrantas, persisnya di depan Giant Panam, sekitar pukul 19.30 WIB.

Ketika digeledah, petugas menemukan 100 gram sabu. Selanjutnya di hari yang sama, tepatnya di Jalan Kayu Manis, Sidomulyo, Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, petugas menangkap NSP.

“Dari tersangka ini, dan bukan satu jaringan dengan SF, ditemukan 47 butir pik ekstasi sebagai barang bukti,” terangnya.

Belum puas dengan tangkapan hari itu, petugas kembali melakukan penyelidikan. Kemudian pada 28 Oktober 2015, ditangkap dua pengedar narkoba lainnya, masing-masing LJ di Jalan Sutomo dan RA di Jalan Sekuntum, Kelurahan Kulim, Pekanbaru.

“Dari LJ ditemukan 5 gram sabu, sementara dari Ra ditemukan 47 butir pil ekstasi,” bebernya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman lima sampai 20 tahun penjara.

“Keempat pelaku merupakan satu jaringan narkoba, dan sering memasarkan sabu dan ekstasi di lingkungan masyarakat. Dari pengakuan mereka, baru sekali ini ditangkap,” pungkasnya.(red) (mdk

Foto|Ilustrasi.dok.net

News Feed