oleh

38 Tahun Tak Tersentuh Pembangunan, Kini Warga Desa Namomirik Menanti Perubahan Infrastruktur

DELISERDANG| Setelah tiga puluh delapan (38) tahun menanti perubahan infrastruktur di kampungnya, akhirnya do’a warga yang berdomisili di Desa Namomirik dan Sukadame Kec Kutalimbaru Kab Deliserdang Sumatera Utara (Sumut) terkabul juga.

Terkabulnya do’a tersebut setelah ratusan prajurit TNI dan Polri tergabung dalam Satgas TMMD ke-101 Kodim 0204/DS membangun infrastruktur vital di kampung mereka.

Surbakti salah seorang warga setempat mengatakan bahwa dirinya bersama keluarganya hidup di rumah yang tergolong tidak layak huni tanpa ada MCK dan penerangan listrik PLN. Namun setelah tentara datang kekampun mereka barulah MCK, jalan bagus dan penerangan bakal dinikmati.

“Terima kasih pak tentara, kalau tidak datang bapak-bapak tentara, entah kapan kampung kami bisa terbangun MCK yang sehat, listrik, jambur dan jalan bagus, mungkin inilah do’a kami selama ini telah dikabulkan, “ungkap Surbakti yang sehari-harinya bertani.

Selama itu juga pria memiliki 3 anak inj terus berjuang dan berdoa, agar terkabul do’anya yang berharap pembangunan yang layak dikampungnya.

“Sekarang anak sekolah dan warga bisa melalui jalan yang bagus, MCK,dn jambur serta bakal menerima penerangan listrik berkat Tentara datang ke kampung kami, “sebutnya.

Sementara oru, Dansatgas TMMD ke-101 Kodim 0204/DS Letkol Arm Asep Hendra Budiana mengatakan bahwa pihaknya membanhun kampung tersebut atas adanya progranlm TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang diperintahkan komando atas dan Pemkab setempat.

Selain itu kata perwira yang sehari-harinya menjabat Dandim 0204/DS ini bahw desa yang dibnhun saat ini kehidupannya cukup memprihatinkan karena tidak memiliki MCK, penerangan listrik, jalan bagus dan lainnya. Jadi, dengan terisolirnya kampung tersebut maka pihaknya melaksanakan program TMMD di kampung itu.

“Lokasinya cukup terisolir dan memperihatinkan, bayangkan saja mereka puluhan tahun tidak memiliki MCK,penerangan, jalan bagus, yang paling kasihannya anak sekolah harus berjalan kaki selama jalan belum dibangun, namun kini pelajar bisa diantar orangtuanya karena jalan sudah mulai bagus dikerjakan Satgas, “ungkap Dansatgas.

Danstgas berharap apa yang telah diberikan TNI agar dimanfaatkan dengan baik dn dirawat bersama-sama. “Rawatlah apa yang telah dibangun, kami ini hanya sebagai pelaksana saja, TMMd itu perintah komando atas yang diteruskan ke Pemda setempat guna percepat pembangunan merata dn meningkatkan kesejahteraan masyarakat, “tandasnya. (Red)

News Feed