oleh

2030 Jepang Naikkan Konsumsi Nuklir Hingga 20 Persen

OKEBUNG|
Pemerintah Jepang pada 2030 akan menaikkan konsumsi tenaga nuklir hingga 20 persen untuk memenuhi kebutuhan energi di dalam negerinya.

Komisi Energi Jepang dengan Kementerian Industri Jepang sepakat untuk bekerja sama meningkatkan penggunaan energi nuklir di Negeri Sakura tersebtu, walaupun pihak oposisi di parlemen masih menentang penggunaan energi nuklir hingga 20 persen.

Seperti dilansir Nikkei,pihak oposisi menilai penggunaan nuklir hingga 20 persen menyebabkan Jepang rentan akan bahaya radiasi nuklir. Publik Jepang masih trauma terhadap kebocoran Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Fukushima pada 2011.

Pemerintah Jepang berdalih bahwa energi nuklir masih yang terbaik, mengingat negeri Sakura tersebut adalah negara yang miskin akan sumber daya alam. Jika masih bergantung pada energi minyak bumi akan menambah beban anggaran pemerintah.

Pemerintah Jepang berjanji akan meningkatkan pengawasan terhadap seluruh radioaktif nuklir yang ada di sana agar peristiwa kebocoran PLTN Fukushima tidak terjadi lagi. Selain itu, pemerintah akan menanggung seluruh resiko terhadap bencana yang diakibatkan oleh radiasi nuklir

Setelah peristiwa kebocoran PLTN Fukushima, saat ini pemanfaatan energi nukir di Jepang mencapai satu persen dari keseluruhan energi yang ada di sana. Jepang pernah mengalami krisis energi akibat hancurnya PLTN Fukushima.[okz\net]

 
Foto|dok.net\viva.co.id

News Feed