oleh

Danpuspomal Pimpin Pembaretan Siswa Pusdikpomal Kodiklatal

-TNI AL-3.351 views

OKEBUNG|
Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal) Laksamana Pertama TNI DR. Nazali Lempo, S.H., M.H., memimpin upacara dan tradisi pembaretan Polisi Militer (Pomal) kepada 80 Siswa Korps Polisi Militer yang sedang menempuh pendidikan di Pusat Pendidikan Polisi Militer (Pusdikpomal) Komando Pendidikan dukungan Umum (Kodikdukum) Kodiklatal. Adapun prosesi pembaretan tersebut dilaksanakan di Pantai Balekambang Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Purboyo Kabupaten Malang Jawa Timur.

Ke 88 Prajurit siswa tersebut terdiri Siswa Pendidikan Spesialisasi Perwira (Dikspespa) Pomal, Susbakat dan Sustakat Pomal Ta 2019 serta Siswa Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AL Angkatan ke 39 Gelombang 1 Kejuruan Pomal.

Hadir dalam prosesi pembaretan tersebut Dirum Kodiklatal,Dirjianbang Kodiklatal, Paban II Opsdik Ditdiklat Kodiklatal, Dankodikdukum, Komandan Pusdikpomal dan Komandan Denpomal Kodiklatal.

Danpuspomal dalam sambutanya menyampaikan bahwa Upacara tradisi pembaretan merupakan bagian yang sangat penting dan tidak terpisahkan dari perjalanan hidup seorang prajurit Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal). Kegiatan yang kita laksanakan ini adalah bentuk untuk memupuk jiwa korsa dan semangat kebersamaan diantara sesama prajurit korps Pomal dan satu upaya menumbuhkan nilai-nilai kejuangan dalam mengimplementasikan kemampuan untuk menjadi prajurit Pomal yang handal dan selalu berhasil di setiap penugasan, karena kita adalah prajurit yang terpilih, terlatih, militan dan profesional.

Menurutnya Pembaretan ini menandakan bahwa para prajurit siswa sudah sah sebagai anggota Polisi Militer Angkatan Laut dan sekaligus bagian dari keluarga besar korps Polisi Militer Angkatan Laut. Dengan disahkannya penggunaan baret Pomal ini, semoga dapat menjadi kebanggaan bagi setiap prajurit dan menuntut untuk terus meningkatkan kemampuan dalam iptek, keterampilan, kemampuan fisik, mempunyai jati diri dan bertanggung jawab serta disiplin yang tinggi guna mendukung tugas kepolisian militer demi kepentingan TNI AL, TNI, bangsa dan negara.

Adapun acara tradisi korps Pomal ini, adalah akhir dari rangkaian kegiatan latihan praktek Pomal dan merupakan bagian dari implementasi pewarisan nilai-nilai luhur yang diturunkan dari generasi ke generasi. Danpuspomal berharap kepada seluruh peserta tradisi bahwa jati diri, karakter, watak dan perilaku serta semboyan “Wijna Wira Widhyaka” benar-benar diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, jangan coba-coba mengkhianati dan merusaknya

Perlu kita ketahui bersama dalam pelaksanaan tugas, prajurit Pomal bukan hanya melaksanakan fungsi penegakan hukum, tata tertib dan disiplin tapi juga bisa membentengi diri dan keluarga agar tidak terlibat paham radikalisme, personel Pomal dan keluarga harus bijak dalam penggunaan medsos khususnya apabila ada berita berita yang memprovokasi atau berita yang belum tentu kebenarannya (hoax) terutama yang berhubungan dengan kebijakan pemerintah, TNI dan TNI Angkatan Laut, supaya tidak memberikan komentar yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga maupun satuan.

“Kedepan dalam melaksanakan tugas Pomal harus dapat bersinergi dengan satuan TNI lainnya, Polri dan pemerintah setempat dimanapun bertugas agar tercipta suasana yang harmonis baik dalam penugasan maupun diluar penugasan.” Tegas Pati bintang satu dipundak ini.

Diakhir amanatnya Danpuspomal menyampaikan selaku komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut, dirinya mengucapkan selamat atas keberhasilan para prajurit siswa yang telah melewati tahap demi tahap, mulai dari pelajaran teori dikelas, latihan praktek pelibatan pomal dalam operasi amphibi dan menembak kualifikasi.

Banggakan pemakaian baret biru korps polisi militer tidak hanya sebagai simbol identitas prajurit, namun sebagai amanah untuk menjaga kehormatan dan kebanggaan dalam rangka pengabdian kepada bangsa dan negara. Bekal ilmu yang diperoleh merupakan dasar dan modal untuk menjadi seorang prajurit pomal dalam melaksanakan tugas nantinya di satuan.(red)

News Feed