oleh

“MESKI AKU BUKAN TNI, PENGABDIAN JIWA RAGAKU UNTUK TNI & DARAHKU BERWARNA LORENG TNI”

-Kodam I/BB-13.067 views

BY : Ryan Noer Sinaga

MESKI Ryan Noer Sinaga berulangkali terima penghargaan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI). CEO PORTAL BERITA MILITER WWW.OKEBUNG, ini tidak pernah merasa bangga dengan apa yang diraihnya, dirinya hanya bangga atas PERHATIAN dan KEPEDULIAN TNI terhadap dirinya sehingga bisa membahagiakan orangtua dan keluarganya.

Media khusus mempublikasi kegiatan TNI yang dilahirkan pada 12 April 2013 lalu ini atas komitmen tinggi dari Alm ayahnya yang juga seorang Pamen TNI

Ryan Okebung.com dibesarkan di Bandung dan terlahir dari keluarga besar TNI, dimana Almarhum ayahnya seorang Perwira Menengah TNI AU dan pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Fraksi TNI di Kabupaten Labuhanbatu 3 periode.

Pria yang susah diatur dan kerap kena Kopel dulunya ini 60 persen besar dijalanan bergaul dengan siapapun. Hidup dijalanan dengan para preman,abang becak, supir angkot dan siapapun membuat orangtua marah besar sehingga Ter-ngiang ditelinga dirinya dari marahnya orangtua dengan sebutan ” ANAK PAYAH DIATUR”, MAU JADI APA”LIHAT ADIK-ADIK KAU ITU KULIAH SEMUA, KAU DIKULIAHKAN GAK MAU”

Teguran keras lantang seorang Tentara itu membuatnya menjadikan dirinya berpikir untuk meraih masa depan.Sering kali tetesan airmata mengalir dipipi pria yang memiliki Hobby Berpetualang Tantangan dan Menulis ini.

“Tidak ada yang perhatian,tidak ada yang mendukung bagaimana aku bisa bangkit meraih masa depan, hanya teguran saja yang datang kepadaku setiap saat, hanya itu-itu saja, perhatian pun hanya omongan belaka saja semua tidak berpihak kepadaku, semuanya benci, hanya Allah SWT saja yang bisa membantuku, mendengarkan doa-doaku, meski aku Anak Jalanan Bandel,Tapi aku yakin do’aku akan didengar dan dikabulkan, “ungkap Ryan Noer Sinaga (46) warga Jalan Polonia Medan seraya menambahkan Ibadah Jangan Terpaksa,Harus Ikhlas melaksanakan dan menjalankannya.

Tepatnya reformasi dan muncul Kebebasan Pers,disaat itu juga dirinya mulai menyalurkan hoby menulisnya dengan menjadi Juru Warta media mingguan PRIMA INDEPENDENT yang dipimpin Tokoh Pers bernama AS ATMADI yang dikenal dengan panggilan “Babe”,

Dengan berbekal ijazah ‘S3′(SD SMP dan SMA) tepatnya tahun 1999,dirinya bersama rekannya bernama Joko Suhendro (kawan kecil/saat ini wartawan Harian Realitas dan Harian9.Com) menjadi pemburu berita di media tersebut.

‘Kadang mengawali sebagai wartawan sebenarnya berat sekali, mengetik lompat-lompat, begitu berita siap dibuang karena gak layak naik,sedih rasanya. Kalau saat ini enak sekali serba gampang pakai Android, Medsos info masuk terus dari jejaring grup whatsapp. . Kalau dahalu,Mesin Tik, kejar sana sini berita bercucuran keringat, makan tidak makan, kadang kena hujan panas, belum lagi ban kereta (Sepmor) bocor, menderitalah. “ceritanya.

Namun bagi dirinya tidaklah patah semangat bahkan teguran semakin membuat semangat untuk menjadi wartawan.

Hari berganti minggu,dan berganti bulan hingga berganti tahun kehidupan dunia jurnalis terus dilakoninya hingga akhirnya bisa menulis juga berkat didikan AS Atmadi.

Ditahun ketiga menjadi wartawan, dengan mengandeng rekan-rekannya Alm Ismed Lubis dan Ilyas Nasution, dirinya memberanikan diri membuka Koran Mingguan INVESTIGASI, disini dirinya mengungkap segala kasus hingga berhasil membantu pengungkapan pembunuhan Mutilasi menimpa putri seorang anggota TNI di Meulaboh bersama rekan-rekannya di INVESTIGASI beberapa tahun lalu.

Di Koran Investigasi dirinya mulai kelilingi Aceh, Riau, Jambi dan Palembang. Bahkan rumah hanya jadi persinggahan untuk bertemu sesaat keluarga saja hingga akhirnya Alm ayahnya mulai senang.

“Kau kalau bandel kali, gak bisa diurus jadi wartawan sana, sekolah wartawan kan ada” Pesan Alm Ayahnya.

“Kalau mau jadi wartawan hebat dan cepat dikenal Liputan di Tentara, jangan kau lihat hasilnya, Tentara itu milik Rakyat, semasa dinas mengabdi kepada Rakyat, Bangsa dan Negara. Siapapun yang berjasa untuk negara dan Rakyat pasti akan selalu diingat” Tutup Alm Ayahnya.

Pesan almarhum orangtuanya itu selalu teringat terus, tapi bagaimana cara masuk ke dunia Liputan Militer, bagaimana jalannya sehingga membuat bingunh dan tetap juga didunia investigasi dilakukan.

Selepas dari Koran Investigasi, Ryan menulis di Media Sinar Pagi Baru Jakarta dan terus di Koran Dialog Jakarta dan sempat wartawan Frelance di beberapa media Nasional Jakarta.

Dan pada tahun 2009 dipercayakan menjadi Redaktur Pelaksana koran daerah Rantauprapat Pilar Indonesia beberapa bulan hingga dirinya memilih mendirikan Tabloid Buana Nusantara sendiri. Setahun tujuh bulan berjalan lantas dirinya menjual nya kepada rekannya. Dan disaat itulah dirinya menjadi wartawan Frelance.

‘Asyik juga jadi wartawan frelance dan kebanyakan membuat cerpen, gak ada tuntutan,bebas dan berita dibayar ,”ujarnya.

Selang berapa tahun kemudian, pada tahun 2013 dirinya membuka mediaonline okebung.com dan liputan kriminal khusus selama dua tahun. Seiring waktu berjalan dirinya berangkat ke Jakarta dan berinisiatif ambil langkah untuk meliput kegiatan militer dan berhasil bermitra dengan Penerangan Kodam Jaya /Jayakarta dan Penkostrad dan Pendam II/Sriwijaya

“Awalnya kegiatan militer liputan saya di Kodam Jaya jajaran,hal ini juga karena saya mendengar apa kata Alm ayah dan mendengar serta membaca di beberapa media kehidupan tugas para Satgas di perbatasan dan para Babinsa, “terangnya.

Awalnya dirinya selalu mengekspos kegiatan Tentara, dari Kodam Jaya/ Jayakarta diambil nya dari website www.kodamjaya.mil.id (nara sumber dibuat nya). Setiap hari puluhan berita TNI di beritakan dari jajaran Kodam Jaya hingga dirinya ingat punya kenalan mantan Danyon Arhanud 11/BS (sekarang namanya Yon Arhanud 11/WBY) bernama Kolonel Arh Syaiful Mukti Ginandjar dimana pada saat dihubungi menjabat Kapendam II / Sriwijaya. Tak lama kemudian Kapendam II dan jajaran mengirimkan berita kegiatan Kodam II/Swj dan jajaran.

Selain itu, kata Ryan, melihat begitu besar pengabdian tentara di wilayah perbatasan,meninggalkan istri, anak demi tugas negara. Apalagi para Babinsa yang tugas tanpa kenal lelah kurang diekspos ke media.

“Tugas Babinsa dan Satgas itulah membuat saya semakin semangat memberitakan kegiatan tentara, “sebutnya.

Tidak terasa hingga akhirnya meraih juara TMMD ke-99 yang digelar Kodim 0201/BS kategori Juara I Karya Tulis dan Juara II juga berita terbanyak dari Jurnalis Online Indonesia (JOIN) pada saat Dandim Kolonel Inf Bambang Heequtanto dan Pangdam I/BB dijabat Mayjen TNI Cucu Soemantri.

Semangat dirinya meliput kegiatan TNI semakin berkobar hingga meraih penghargaan ” KASAD AWARD “TAHUN 2019 saat KASAD dijabat Jenderal TNI Mulyono.

Ditahun ini juga meriah juara karya tulis lomba jurnalis TMMD membawa nama Kodim 0207/Simalungun Korem 022/PT Kodam I/BB.

Ditahun 2019 PORTAL BERITA MILITER www.okebung.com mendapat predikat media nomor satu paling aktif mempublikasi kegiatan TNI.

Pria yang terlahir menjadi wartawan atas dukungan Alm ayahnya yang akhirnya didengarnya. “Sayang sekali,Alm ayah saya sudah tidak ada, kalaulah ada pasti senang sekali saya mengabdi untuk TNI, ‘urai airmatanya.

Saat ini,sirinya berharap doa dan dukungan dari segenap sahabat Okebung.com, sehingga konsistensi sebagai mitra TNI AD, TNI AL, dan TNI AU tetap bisa kami pertahankan dan lebih ditingkatkan.

Keberhasilan dirinya didunia jurnalis TNI membuat semakin semangat mengekspos kegiatan TNI sampai detik ini perhari beritanya naik ratusan dari jajaran TNI AD, AU dan AL. Dikenal seluruh Jajaran TNI, Ryan yang sehari-hari mengisi berita sampai pagi hari.”ANGIN MALAM SAHABATKU, ANDROID MATAKU,Itulah Ryan Noer Sinaga yang dulunya selalu
dicemooh orang.

Berawal kenakalan nya itu dirinya ingin berubah dan berubah agar bisa menjadi orang yang lebih berguna. Akhirnya dengan TALENTA JURNALIS -NYA, Ryan berusaha belajar sambil beribadah dan berdo’a hingga berhasil didunia jurnalis TNI.

“Teryata bapak -bapak TNI benar memperhatikan saya selama ini,”Kecintaan nya kepada TNI semakin erat ibarat “Ikan dan Air” tidak bisa dipisahkan, “imbuhnya.

Semangat Ryan tidak akan bisa dipisahkan dari TNI, ayahnya seorang Tentara, Neneknya seorang pejuang Veteran Republik Indonesia, Tulangnya TNI, sepupu 3 orang Prajurit TNI.

Saat ini aku sedih karena “Kenapa ayahku tidak ada, prestasi -prestasi bidang jurnalis yang aku raih tidak bisa dilihatnya” hanya doa dan doa yang bisa kuberikan untuk Almarhum ayahku”. Ungkap Ryan.

Tak lupa juga Ryan berterima kasih kepada Bapak Mayjen TNI Cucu Somantri (Mantan Pangdam I/Bukit Barisan) yang selama ini telah banyak mendukung sepenuhnya okebung com sehingga bisa meraih prestasi. Tak lupa pesan sosok Jenderal Bintang dua ini : ” PERTAHANKAN PRESTASI DAN TINGKATKAN TERUS DUNIA JURNALIS MILITER” (Pesan Mayjen TNI Cucu Somantri yang sudah seperti Ayahnya, kini menjabat Wakil Ketum PSSI ).

Terlebih kepada Kolonel Inf Edy Hartono (mantan kapendam I/BB) Kolonel Inf Maulana Ridwan (mantan Asintel Kodam I/BB),Kolonel Arhanud Syaiful Mukti Ginandjar (mantan Kapendam Sriwijaya) , Kol Heri Prakoso (mantan Kapendam Jaya), Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga,dan salah satu sahabat, rekan, dianggap saudara juga dari Satuan Den Intel Kodam I/BB (tidak usah disebutkan namanya) saat ini sedang sekolah perwira yang setiap saat selalu menyemangati dirinya tetap semangat memgekspos kegiatan TNI, jangan mundur, jangan kuatir hasilnya pasti ada. Ryan sampaikan terima kasih sekali atas do’a dan dukungannya selama ini.

Tak lupa dirinya selalu mendoakan Bapak Panglima TNI, Kepala Staf TNI AD, AU dan AL serta jajaran penerangan TNI dan keluarga besar Penerangan TNI,khususnya kepada Bapak Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah dan Kapendam I/BB Kolonel Inf Zeni Djunaidi, bersama personel Pendam, PJU Kodam I/BB, para Dandim/Danyon serta penerangan TNI agat sehat selalu dan sukses meniti karier. Aamin. .

Dan saya Rmohon do’a dan dukunganya agar bisa mempertahankan prestasi mengharumkan nama Kodam I/BB didunia Jurnalis TNI.

“Semua yang Ryan raih tidak terlepas dari dukungan keluarga, dan rekan-rekan. Tanpa dukungan istri dan keluarga prestasi tidak bisa diraih. Pesan Ryan : “Raih Prestasi Tidak Memandang Usia, jangan lupa Ibadah, Doa/Sedekah, dan Jangan Sakiti Orangtuamu, Sayangilah mereka dan buatlah seperti Raja, jika ingin Berhasil meraih Prestasi”, cetus
Ryan.

Kini, hari ini Jum’at 15 November 2019_dirinya kembali meraih prestasi diberi penghargaan Jurnalis lagi dari Kodam I/BB.

“Pemberian penghargaan menunjukkan perhatian Kodam I/BB (Pendam I/BB) kepada Insan Media dalam hal ini pemberian penghargaan kepada Media yang aktif dalam pemberitaan kegiatan Kodam I/BB dan jajaran yaitu berupa Piagam penghargaan dan uang pembinaan.

“Belah Tubuhku,Didalamnya Mengalir Darah Loreng TNI”, Meski Aku Bukan Prajurit TNI, Pengabdian dan Jiwa Ragaku Untuk TNI”, Ingin Sukses Bahagiakan Orangtua, Buatlah Seperti Raja dan Apa Yang Diraih Janganlah Berbangga Hati, “pesan Ryan.

Dirinya juga berharap agar rekan-rekan media tetaplah semangat mempublikasi kegiatan TNI. ‘Tetaplah semangat meng-ekspos kegiatan TNI, suatu saat pasti bapak-bapak TNI perhatikan, “Siapa yang Menanam Pasti Akan Memetik Hasil” cetusnya. (Okebung)

News Feed