oleh

SATGAS PAMTAS YONIF RAIDER 142/KJ, TERIMA 2 PUCUK SENJATA API DARI MASYARAKAT

OKEBUNG|
Anggota Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-RDTL dari Yonif Raider 142/Ksatria Jaya Kodam II/Sriwijaya, menerima penyerahan dua pucuk senjata api laras panjang jenis Springfield dari warga di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang bermukim di kawasan perbatasan Indonesia dan Timor Leste (RDTL).

Penyerahan dua pucuk senjata api tersebut dilakukan di depan Pos Maubusa, pada hari Rabu (16/10/2019) diterima oleh Danpos Maubusa, Sertu Devi Sutrisna dari salah satu Tokoh Masyarakat (Tomas) yang bernama Fransius (50 tahun) didampingi tiga orang warga yang berasal dari Dusun Makerek Badaen RT. 02 Desa Asumanu Kec. Raihat Kab. Belu Prov. NTT.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Letkol Inf Ikhsanudin, S. Sos., M.M., mengatakan, berdasarkan laporan dari Dankipur II Lettu Inf Oslan Purba, bahwa kedua pucuk senjata api laras panjang tersebut diserahkan secara suka rela oleh Bapak. Fransius bersama 3 orang warga yang berasal dari Dusun Makerek Badaen RT. 02 Desa Asumanu Kec. Raihat.

“Kedua pucuk senjata api laras panjang jenis Springfield ini diberikan masyarakat kepada Danpos Maubusa, Sertu Devi Sutrisna”, ungkapnya.

Letkol Ikhsanudin juga menuturkan, penyerahan bermula anggota Satgas Pamtas Yonif 142/KJ dari Pos Maubusa selalu intens melaksanakan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dan membantu masyarakat seperti Karya Bhakti, kegiatan pengobatan door to door dan anjangsana ke rumah-rumah masyarakat terutama tokoh-tokoh yang berpengaruh di Desa Maubusa.

Ikhsanudin mengatakan, masyarakat menyerahkan dua pucuk senjata api tersebut dengan cuma-cuma. Baginya, keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras anggota Satgas yang benar-benar menjalankan tugas dengan hati dan tulus ikhlas.

Dia memberikan contoh anggotanya yang berada di Pos Maubusa. Mereka dengan ikhlas memberikan pengobatan dari rumah ke rumah dan melaksanakan karya bhakti sehingga masyarakat merasa simpatik dan berterimakasih atas bantuan yang sudah mereka berikan. “Tak disangka, ada salah seorang warga yang dengan sukarela memberikan senjata yang pernah dia pakai ketika menjadi milisi”, tuturnya.

“Kita akan terus membantu mengatasi kesulitan warga baik itu dibidang pendidikan, ekonomi dan kesehatan. Saya telah mengintruksikan jajaran agar selalu meningkatkan hubungan baik dan bekerja sama dengan masyarakat. Semuanya itu kita lakukan dengan tulus dan ikhlas demi terwujudnya kemanunggalan antara TNI dengan rakyat”, pungkasnya.(red)

News Feed