oleh

Danyon Arhanud 11/WBY: Latihan UST Tingkat Baterai Merupakan Proglatsi

OKEBUNG|
Batalyon Arteleri Pertahanan Udara (Yonarhanud) 11/Wira Bhuana Yudha (WBY) salah satu unsur pasukan pengawal angkasa yang dijuluki Ksatria Pengawal Angkasa dibawah naungan Kodam I/BB tugasnya melindungi objek vital dan menghalau serangan musuh dari udara merupakan pasukan paling dibutuhkan tatkala terjadi peperangan. Untuk itu,guna meningkatkan dan menguji latihan tempur, Yonarhanud 11/WBY melaksanakan Latihan Uji Siap Tempur (UST) Tingkat Baterai.


Latihan yang dipimpin langsung Danyon Arhanud 11/WBY Mayor Arh Tamaji. S. Sos. MI.Pol dan dipantau langsung dari Tim Penilai Rindam I/BB ini dilaksanakan selama tiga hari, dimulai dari 10 s/d 13 September 2019 di kawasan Bandara Kualanamu. Kegiatan ini ditutup Wadanrindam I/BB Letkol Inf Waston Purba

Komandan Batalyon Arhanud 11/WBY Mayor Arh Tamaji. S. Sos. MI.Pol, menyampaikan bahwa melalui kegiatan UST tingkat Baterai tersebut maka satuan tingkat Baterai Yonarhanud 11/WBY diuji dan diukur kemampuan tempurnya terutama dalam mengaplikasikan teknik, taktik dan prosedur tingkat Baterai.

Mayor Arh Tamaji selaku Komandan Latihan UST dengan penekanan bahwa UST merupakan salah satu tahapan latihan yang dilaksanakan oleh Baterai sesuai dengan Program Latihan Standarisasi (Proglatsi) Batalyon Arhanud, dimana pada tahap ini dilaksanakan pengujian kesiapan tempur suatu satuan, baik personil maupun materiil serta penguasaan materi militer masing-masing perorangan sesuai jabatan masing-masing untuk melaksanakan tugas pokok satuannya dalam rangka melindungi obyek vital nasional dari ancaman pesawat udara musuh.

“Penyelenggaraan UST tingkat Baterai dilaksanakan untuk melihat hasil yang telah dicapai dalam latihan sebelumnya, sekaligus mengukur tingkat kesiapan tempur Baterai, “sebut Danyon.

Latihan UST juga dilaksanakan untuk menguji pengetahuan, ketrampilan secara perorangan/kelompok dan material serta kerja sama hubungan tingkat Baterai dalam rangka pelaksanaan tugas pokok dan dalam menghadapi tantangan tugas ke depan yang semakin berat dan semakin komplek.

“Latihan yang dilaksanakan ini belum dapat dihadapkan dengan dinamika operasi yang sesungguhnya, yang berupa tekanan dari musuh, kondisi medan yang berat, cuaca yang tidak bersahabat dan lain sebagainya, “kata Danyon.

Untuk mencapai kesiapan satuan dalam melaksanakan operasi,kata Danyon, tentunya diperlukan persiapan yang lebih optimal. Seluruh peserta latihan khususnya unsur komandan sudah harus mempersiapkan satuannya untuk menghadapi keadaan yang buruk sekalipun.

“Keberadaan tim dari Rindam 1/BB sebagai penyelenggara ikut mendukung keberhasilan pelaksanaan kegiatan latihan sekaligus hasil kegiatannya dapat digunakan sebagai bahan masukan dan evaluasi di bidang latihan guna penyempunaan dimasa mendatang, “ujar Danyon.

Danyon Arhanud 11/WBY juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh penyelenggara dan pendukung atas terlaksananya kegiatan latihan UST ini.

“Meskipun masih ditemukan kekurangan-kekurangan dan kelemahan-kelemahan pelaku dalam menjalani latihan, ini bisa dijadikan bahan evaluasi untuk perbaikan kegiatan latihan-latihan selanjutnya, “tandas Danyon. (Red)

News Feed