oleh

Tuntas Sasaran Fisik TMMD Kodim 0204/DS, Plt Bupati DS Salut dan Bangga Dengan TNI

OKEBUNG|
Usai menutup TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 di wilayah Kodim 0204/DS,dan serangkaian kegiatan, Kasdam I/BB Brigjen TNI T.Beny Firmansyah, Danrem 022/PT Kolonel Arm Khoirul Hadi,Pjs Bupati Deliserdang,Tim Wasev Kolonel Arm Anggoro,Asintel Kosekhanudnas III Kolonel Tek Makmur Siahaan,bersama rombongan dan para Satgas meninjau sasaran fisik TMMD di Desa Namomirik dan Desa Sukadame.

Adapun yang ditinjau diantaranya pembuatan jalan MCK,Jambur dan jembatan penghubung Kecamatan Kutalimbaru ke Pancurbatu.Seluruh legiatan fisik selesai 100 persen.

Dalam peninjauannya,seluruh pejabat TNI dan Pemkab Deliserdang serta para awak media menaiki sepeda motor para Babinsa di wilayah teritorial Kodim 0204/DS.

Kasdam I/BB mengatakan dengan adanya kegiatan TMMD di kampung ini meningkatkan perekonomian masyarakat, karena jalan dan jembatan penghubung dibangun sehingga akses masyarakat untuk menjual hasil pertaniannya akn gampang.

“Saya harap apa yang telah dibangun TNI dalam program TMMD dat dirawat dan dipelihara, karena apapun yang dilaksankan dalam kegiatan TMMD di wilayah Kodim 0204/DS ini hasilnya bermanfaat bagi masyarakat banyak, “sebut Kasdam.

Sementar itu, Plt Bupati Deliserdang mengatakan bahwa apa yang telah diperbuat TNI di dua desa yang ada di Kec Kutalimbaru benar-benar luar biasa sekali pekerjaannya,karena dalam waktu tempo sebulan lebih seluruh pekerjaan fisik di TMMD ini selesai dan hasilnya jelas sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Wah.., saya bangga dan sangat apresiasi dengan TNI,khususnya kepada Satgas TMMD ke-101 Kodim 0204/DS yang telah memberikan manfaat kepada masyarakat,hebat benar,jembatan ini bisa tuntas dalam waktu sebulan, “ujar Plt Bupati Deliserdang.

Sebelumnya diberitakan, dalam acara penutupan TMMD ke-101 Kodim 0204/DS yang digelar di SMPN 1 Kutalimbaru ini dimeriahi tarian dan berbagai kegiatan diantaranya, bhaksos kesehatan pengobatan gratis,donor darah,pembagian sembako,tanam pohon di halaman SMPN 1 Kutalimbaru,pembagian bibit pohon kepada masyarakat, bazar dan yang tak kalah menarinya Kodim 0204 DS menyediakan makan dan minun gratis bagi masyarakat Kec Kutalimbaru.

Kasdam I/BB dalam amanatnya Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono selaku penanggung jawab operasional TMMD ke-101 TA. 2018 menyampaikan “pada kesempatan yang berbahagia ini, saya ingin mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Pemerintah Daerah dan Kemendikbud RI, serta berbagai pihak lainnya, yang telah mendukung terlaksananya program TMMD ini secara totalitas.

Demikian juga kepada seluruh komponen masyarakat yang senantiasa hadir untuk bergotong royong dan bahu membahu guna menyelesaikan seluruh pekerjaan secara maksimal, termasuk kepada warga masyarakat yang telah menyambut dan menerima anggota Satgas untuk tinggal bersama layaknya keluarga sendiri.

Tanpa terasa, tiga puluh hari Kemanunggalan TNI-Rakyat membangun desa telah berlalu. Hari ini, secara Serentak di 50 wilayah di seluruh tanah air, kita merayakan dan mensyukuri atas capaian yang kita raih dalam kurun waktu tersebut. Semoga tekad dan itikad yang dilandasi semangat pengabdian yang tulus dan ikhlas selama pelaksanaan TMMD ini, dapat terganjar dengan kebahagiaan masyarakat yang ada di sekitar kita.

Selaras dengan tema TMMD tahun ini, “TNI Manunggal Rakyat Membangun Karakter dan Kemandirian Bangsa”, saya sangat berharapagar TMMD tidak hanya menghasilkan output berupa fisik semata, namun juga mampu membangun karakter Bangsa, khususnya generasi mudanya. Hal ini penting, karena output tersebut akan mendorong outcome yang sangat berharga, yaitu generasi muda yang kompetitif dan kemandirian Bangsa.

Ditengah badai krisis global dan epidemi virus kebangsaan, kita dituntut untuk lebih mampu memelihara dan mengembangkan segenap potensi Bangsa, baik Sumber Kekayaan Nasional, SDM maupun yang lainnya. Oleh karenanya, demi mewujudkan Bangsa yang mandiri dan sejahtera dalam kerangka NKRI, maka berbagai hal positif yang telah dilakukan selama ini, harus terus dilanjutkan bahkan dikembangkan.

Meski secara ekonomi global dapat dikategorikan baik, hingga kini kita belum dapat membebaskan diri dari kemiskinan dan kesenjangan. Bahkan, tanpa disadari, ditengah kebanggaan sebagai Negara yang sangat demokratis, justru Indonesia tengah mengalami kerentanan konflik dengan menguatnya politik identitas dan meluasnya berita hoax dan ujaran kebencian yang berbau SARA, hampir diseluruh wilayah Indonesia.

Tentu, kita tidak boleh menafikan situasi ini, apalagi dalam waktu dekat kita akan menyambut pesta demokrasi. Sebagai perhelatan aspirasi rakyat, Pilkada Serentak 2018 seharusnya dapat digunakan sebaik-baiknya untuk memilih pemimpin yang transformatif serta memiliki komitmen dan integritas yang kuat kepada rakyatnya. Jangan menjadikan momentum pesta demokrasi ini hanya untuk memenuhi hasrat politik pribadi atau golongan, yang justru malah dapat memecah persatuan dan kesatuan Bangsa.

Oleh karena itu, pada kesempatan ini, saya ingin mengajak seluruh komponen Bangsa agar berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional dengan memanfaatkan pesta demokrasi ini secara bijak dan bertanggungjawab. Memilih adalah hak setiap orang, namun yang paling utama, menjalankan kewajiban dan menghargai berbagai pilihan secara bertanggung jawab, demi rakyat dan Bangsa Indonesia.

Saat ini kita tengah memasuki era Revolusi Industri Generasi ke-4. Teknologi digital telah menjadi tulang punggung dalam berbagai aktivitas masyarakat, baik untuk kepentingan pribadi, sosial masyarakat maupun pemerintahan. Demikian juga halnya dalam konteks Sedangkan pelaku atau aktornya tidak lagi Negara atau state, namun bisa juga bukan Negara atau non state, seperti perorangan, kelompok orang dan berbagai organisasi non pemerintahan lainnya, baik dari dalam negeri maupun jaringan internasional.

Untuk menghadapi situasi tadi, tentu kita harus memiliki suatu sistem pertahanan Negara yang terintegratif baik dari aspek militer maupun non militer secara efektif yang dapat menjaga keseimbangan antara pembangunan kesejahteraannasional dan pertahanan keamanan Negara. Sesungguhnya, jika kita telaah dengan cermat, maka sistem pertahanan terintegratif yang dimaksud tadi, salah satu diantaranya dilakukan melalui program TMMD yang juga sasarannya tidak hanya pembangunan kekuatan wilayah pertahanan yang tangguh, namun juga pembangunan fisik dan non fisik dalam mengakselerasi upaya pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Perlu saya sampaikan bahwa kerja keras kita di 50 wilayah sasaran TMMD, telah memberikan hasil yang sangat signifikan dan bermanfaat bagi masyarakat yang ada di sekitarnya. Dengan dukungan anggaran dari Pemda yang mencapai sekitar Rp. 86,935 Milyar, Satgas TMMD dapat menyelesaikan pekerjaan fisik dan non fisik sesuai dengan sasaran dan alokasi waktu yang ditetapkan dengan aman. Tercatat sekitar 272 sasaran fisik telah dituntaskan, baik berupa pembangunan sarana transportasi dan rehabilitasi jalan, pembuatan dan perbaikan sarana irigasi dan sanitasi, rumah ibadah, 10 tempat tinggal dan sekolah, serta berbagai pusat kegiatan masyarakat.

Kemudian dari aspek non fisik,disela-sela kegiatan pengerjaan sasaran fisik, Satgas juga menyelenggarakan kegiatan penguatan Imunitas Bangsa dalam rangka peningkatan daya saing generasi muda. Kegiatan yang dilaksanakan diantaranya berupa sosialisasi dan pembekalan wawasan kebangsaan, kewaspadaan nasional, kecintaan tanah air, penangkalan penyalahgunaan Narkoba dan penyebaran paham radikal serta berbagai kegiatan lainnya.

Melalui program fisik dan non fisik tersebut, TMMD dapat memberikan platform atau landasan kehidupan berbangsa dan bernegara yang selaras dengan cita-cita Bangsa Indonesia, yaitu mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur sesuai dengan Pancasila 11 Mengingat urgensi dan manfaat yang telah dirasakan, maka mulai bulan Juli nanti, TNI AD akan kembali melanjutkan program TMMD di berbagai daerah. Kegiatan TMMD ke-102 ini akan dilaksanakan bersinergi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.

Atas nama pribadi dan selaku Penanggung Jawab Operasional TMMD,saya menyampaikan permohonan maaf jika selama kegiatan ini terdapat sikap dan perilaku anggota Satgas yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat. Kemudian, saya berpesan agar kita senantiasa memelihara semangat kebersamaan, persatuan, toleransi atas perbedaan dan budaya gotong royong, serta kepercayaan diri dalam kehidupan keseharian kita. Saya juga minta agar 12 fasilitas dan Sarpras yang telah dibangun ini senantiasa dijaga dan dipelihara agar dapat bermanfaat dalam kurun waktu yang cukup lama bagi masyarakat.

Kepada para Dansatgas TMMD ke-101, sekembali dari satuan, sebagai bahan masukan kegiatan yang akan datang, segera lakukan evaluasi secara menyeluruh kegiatan TMMD ini. Kepada seluruh anggota Satgas TMMD, dengan selesainya kegiatan ini segera kembali ke induk pasukan masingmasing dan perhatikan faktor keamanan selama perjalanan.

Hadir dalam acara penutupan ini,Kasdam I/BB Brigjen TNI T.Beny Firmansyah,
Plt Bupati Deliserdang,Danrem 022/PT Kolonel Arm Khoirul Hadi,para Asisten Kodam I/BB,Para Sahli,Kabalak,Pabandya Bhakti Letkol Inf Bayu,Dandim 0209/LB Letkol Czi Denden Sumarlin.S.E,Dandim 0203/Lkt Letkol Inf Deni Eka, Pangkosekhanudnas III diwakili Letkol Makmur Siahaaan,Danlatamal 1 diwakili, Dansat Brimob Poldasu diwakili,Kapolres Deliserdang diwakili,Kapolres Sergai diwakili, Para Danyon jajaran Kodam I/BB, para pejabat Pemkab Deliserdang dan Pemkab Sergai,Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu, Camat Kutalimbaru beserta stafnya dan para Ormas,OKP, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat dan dua ribuan masyarakat. (Red)

News Feed